Kesehatan

BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Mutu Layanan Faskes

Kapabar – BPJS Kesehatan mendorong peningkatan mutu layanan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tidak hanya berorientasi pada jumlah pelayanan, tetapi juga manfaat kesehatan yang dirasakan peserta.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan, luasnya cakupan kepesertaan JKN perlu diikuti peningkatan mutu dari fasilitas kesehatan. Per 1 September 2026, Program JKN telah melindungi sekitar 284,3 juta penduduk atau 98,6 persen populasi Indonesia.

“Tugas kita bukan hanya memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta, tetapi juga menjamin ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka memperoleh layanan yang bermutu serta perlindungan dari risiko finansial,” ujar Pujo dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2026, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, peningkatan pemanfaatan layanan menunjukkan terbukanya akses masyarakat. Per 1 September 2026, terdapat 23.816 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3.221 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), dan 7.180 sarana penunjang yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Sepanjang 2014-2025, BPJS Kesehatan telah menggelontorkan lebih dari Rp1.279,8 triliun untuk membayar pelayanan kesehatan di faskes.

“Transformasi yang perlu kita bangun bersama adalah dari volume menuju value. Value-based care bukan tentang mengurangi pelayanan, tetapi memastikan peserta memperoleh pelayanan yang tepat, pada waktu yang tepat, sesuai kebutuhan medis, dengan hasil kesehatan yang terbaik,” tegasnya.

Untuk itu, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan Seva Paramahita Award 2026 kepada faskes yang berkomitmen dan berkinerja terbaik dalam melayani peserta JKN.

“Faskes yang mendapat penghargaan hari ini diharapkan bisa menjadi role model, tempat bertukar ilmu, serta menyebarluaskan praktik baik dalam peningkatan mutu, inovasi, dan akuntabilitas layanan JKN,” ujarnya.

Penguatan mutu juga dilakukan lewat peluncuran wajah baru Petugas BPJS SATU atau BPJS Siap Membantu untuk memperkuat pengalaman peserta dalam memperoleh informasi dan pendampingan selama mengakses layanan.

Di sisi pembiayaan, BPJS Kesehatan memperkuat koordinasi dengan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) melalui skema Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ). Melalui skema ini, peserta JKN yang memiliki AKT dapat naik kelas perawatan tanpa menanggung out-of-pocket di luar ketentuan, dengan sistem tagihan satu pintu.

“Peluncuran wajah baru BPJS SATU dan kerja sama dengan AKT menjadi ikhtiar untuk memperkuat pengalaman peserta serta membangun koordinasi pembiayaan yang lebih terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kualitas,” tutur Pujo.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Stevanus Adrianto Passat menegaskan, perluasan akses harus seimbang dengan peningkatan mutu dan keberlanjutan JKN. Faskes memiliki peran strategis karena menentukan pengalaman peserta secara langsung.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi menyebut JKN merupakan pondasi penting pembangunan. “Tidak ada sistem jaminan kesehatan yang kuat tanpa didukung fasilitas kesehatan yang kuat,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menegaskan komitmen pemerintah memperkuat JKN agar berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan. JKN adalah wujud nyata gotong royong bangsa.

“Program JKN adalah gotong royong raksasa bangsa ini yang harus kita jaga bersama. Kita ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang takut jatuh miskin karena sakit,” tegas Cak Imin.

Daftar Penerima Seva Paramahita Award 2026

Kategori Puskesmas

1. Puskesmas Umbulsari, Kab. Jember

2. UPT Puskesmas Petung, Kab. Penajam Paser Utara

3. Puskesmas Palakka, Kab. Barru

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter

1. dr. Efri Yeni, Kab. Padang Pariaman

2. dr. Fitrijah, Kab. Jombang

3. dr. Sintje Tjengnis, Kota Ambon

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi

1. drg. Fitri Eka Rahmafuri, Kab. Jember

2. drg. Hj. Aminah, MM, Kab. Solok Selatan

3. drg. Asrofi, Kab. Temanggung

Kategori Klinik Pratama

1. Klinik Pratama Ganesha Bali, Kab. Buleleng

2. Klinik Dua Putri Jaya, Kab. Lampung Selatan

3. Klinik Pratama Bunda Patimah, Kota Medan

Kategori RS Kelas A

1. RSUD Dr. Soetomo, Kota Surabaya

2. RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat

3. RSUP Prof. Dr. I G.N.G. Ngoerah, Kota Denpasar

Kategori RS Kelas B

1. RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Kab. Bangkalan

2. RS Mitra Plumbon Cirebon, Kab. Cirebon

3. RSUD Brigjend. H. Hasan Basry, Kab. Hulu Sungai Selatan

Kategori RS Kelas C

1. RS Mawaddah Medika, Kab. Mojokerto

2. RSUD R.A.A Tjokronegoro, Kab. Purworejo

3. RS Yos Sudarso, Kota Padang

Kategori RS Kelas D

1. RS Hasyim Asy’ari, Kab. Jombang

2. RS Santa Elisabeth, Kab. Bantul

3. RSU Sakinah Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe

Kategori RS Khusus

1. RSIA Putri, Kota Surabaya

2. RSJ Prof. HB Sa’anin Padang, Kota Padang

3. RSKG Mulut Unhas, Kota Makassar

Kategori Klinik Utama

1. Klinik Utama Citra Mulia

2. Klinik Utama Cahaya Imani

3. Klinik Utama Cahaya Husada

Penghargaan Khusus – RS D Pratama

– RS Kelas D Pratama Samuda, Kab. Kotawaringin Timur

– RSUD Hj. Puang Sabbe, Kab. Enrekang

– RS Pratama Tolinggula Melayani, Kab. Gorontalo Utara

Penghargaan Khusus – DBTFMS

– RS Kapal dr. Lie Dharmawan II, Jakarta Barat

– Puskesmas Ilwayab, Kab. Merauke

– RS Kapal Ksatria Airlangga, Kota Surabaya

Penerima Lomba Konten Edukasi JKN 2026

Kategori Puskesmas

1. Puskesmas Makrayu, Kota Palembang

2. Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan

3. *Puskesmas Remu, Kota Sorong*

Kategori TPMD/TPMDG

1. drg. Ijlal Wafa’ Al Hamdani, Kab. Polewali Mandar

2. dr. Erwin Buntoro Jst, Kota Tanjung Pinang

3. dr. Handini, Kota Surabaya

Kategori Klinik Pratama

1. Klinik Pratama Kaina Healthcare, Jakarta Barat

2. Klinik Pratama Arimbi Medical Center, Kota Lubuklinggau

3. Klinik LMMC Banjarbaru, Kota Banjarbaru

Kategori FKRTL Pemerintah

1. RSUD Bangli, Kab. Bangli

2. RSUD Pameungpeuk Garut, Kab. Garut

3. RSUD Ajibarang, Kab. Banyumas

Kategori FKRTL Swasta

1. RS Ceria Kandangan, Kab. Hulu Sungai Selatan

2. RS Hasyim Asy’ari, Kab. Jombang

3. RS Khusus Mata Prima Vision, Kota Medan

*/RSR 

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button