Tim Gabungan TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di KM. Gunung Dempo

Kapabar – Tim Gabungan Pam Pelabuhan Pelni Kodaeral XIV Sorong yang terdiri dari personel Denintel dan Pomal Kodaeral XIV bersama Satgas Pusintelal, kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pengirimDeman satwa dilindungi di atas kapal penumpang KM. Gunung Dempo saat sandar di Pelabuhan Sorong, Sabtu (11/07/2026).
Adapun satwa yang dilindungi dan berhasil diselamatkan terdiri dari jenis burung Nuri Bayan 1 (satu) ekor, Pitohoi 2 (dua) ekor, Jagal Papua 2 (dua) ekor, dan Nuri Masda 7 (tujuh) ekor, dimana pada saat ditemukan satwa yang dilindungi tersebut disembunyikan disamping cerobong asap di Deck 7 tanpa diketahui siapa pemiliknya, diduga satwa yang dilindungi tersebut akan diperdagangkan secara illegal.
Keberhasilan penggagalan penyelundupan satwa yang dilindungi ini merupakan hasil kejelian dan kerja sama erat Tim Gabungan Kodaeral XIV dalam patroli serta pemeriksaan barang bawaan penumpang guna mencegah penyelundupan satwa dilindungi keluar dari wilayah Papua Barat Daya.
Seluruh satwa hasil temuan kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor Bidang KSDA Wilayah I Sorong untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP., mengatakan bahwa TNI AL berkomitmen untuk terus mendukung upaya pengawasan dan penegakan hukum terhadap perdagangan satwa liar dilindungi yang dapat mengancam kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.
“Tindakan ini merupakan bagian dari bentuk sinergitas dengan aparat terkait, dalam upaya menegakkan hukum dan keamanan di laut,” kata Komandan Kodaeral XIV.
Komandan Kodaeral XIV juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada petugas.
“Saya menghimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait perdagangan atau penyelundupan satwa yang dilindungi,” pungkasnya. */RON
