Pemkot Sorong Susun Langkah Strategis Cegah Penyebaran HIV/AIDS, TB dan Malaria

Kapabar – Sebagai upaya dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran HIV/AIDS, Tuberkulosis (TB) serta malaria, Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Forum Kemitraan Lintas Sektor di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Kamis 9 Juli 2026.
Dalam forum ini melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Dinas Kesehatan Kota Sorong, BUMN, BUMD, perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dan berbagai mitra untuk menyusun langkah strategis dalam menekan angka penyebaran HIV/AIDS, TB dan malaria.
Walikota Sorong diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Musa Fonataba mengatakan, tingginya kasus HIV/AIDS, TB dan malaria telah menjadi perhatian penting dunia.
“Berdasarkan data, hingga saat ini, setiap tahunnya tercatat 2,5 juta orang terinfeksi HIV, 8 juta tertulular TB dan sekitar 300 hingga 500 juta orang jatuh sakit karena malaria,” kata Musa.
Dikatakan Musa, Kota Sorong yang merupakan Ibukota Provinsi Barat Daya memiliki tantangan besar dalam penanganan penyakit menular HIV/AIDS, TB dan malaria.
“Oleh sebab itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut,” kata Musa.
Dia berharap, forum ini menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan serta semakin memperkuat kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas dari HIV/AIDS, TB dan malaria.
“Pertemuan yang strategis ini sangat baik, mengingat di daerah ini memiliki kasus HIV/AIDS, TB dan malaria yang sangat tinggi dan sekaligus dapat membantu kami bekerjasama dengan semua pihak,” pungkasnya. *RON
