12 Ribu Blanko Disediakan, Disdukcapil Kota Sorong Kembali Layani Cetak KTP-el

Kapabar – Setelah layanan percetakan KTP Elektronik (KTP-el) sempat terhenti selama beberapa bulan, kini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong kembali melayani pencetakan KTP-el dengan menyediakan sebanyak 12 ribu blanko.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Sorong, Onesimus Assem, mengatakan pelayanan pencetakan KTP-el kini kembali dibuka setelah persoalan kekurangan tinta dan ribbon yang berlangsung sekitar tujuh hingga delapan bulan berhasil diatasi.
“Selama beberapa bulan kami tidak dapat melakukan pencetakan KTP-el karena terkendala kekurangan tinta dan ribbon. Namun, saat ini seluruh kebutuhan tersebut sudah tersedia sehingga pelayanan kembali berjalan,” ujar Onesimus, Senin 20 April 2026.
Onesimus menjelaskan, pembukaan kembali layanan pencetakan KTP-el telah diumumkan kepada masyarakat sejak Jumat (17/4), dengan mengimbau warga datang ke kantor Dukcapil sesuai jadwal guna menghindari penumpukan.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemohon, Disdukcapil menerapkan sistem antrean berdasarkan nomor antrean dari 1 hingga 100 dilayani pada Senin, 101 hingga 200 pada Selasa, 201 hingga 300 pada Rabu dan seterusnya.
“Pola ini kami terapkan agar masyarakat tidak berdesakan. Warga datang sesuai nomor antrean dan hari pelayanan yang telah ditentukan,” jelasnya.
Selain itu, Dukcapil juga membagi pelayanan menjadi dua skema. Bagi warga nusantara, pencetakan KTP-el dilakukan di kantor Dukcapil, sementara bagi Orang Asli Papua (OAP), layanan diberikan melalui sistem jemput bola di wilayah RT/RW.
“Masyarakat OAP tidak perlu datang ke kantor. Kami akan turun langsung ke 804 RT/RW mulai minggu depan untuk memberikan pelayanan,” jelasnya.
Dia menambahkan, prioritas pencetakan KTP-el diberikan kepada masyarakat yang kehilangan KTP, data nomor induk kependudukan (NIK) tidak jelas, masih menggunakan identitas lama Provinsi Papua Barat, serta warga yang telah melakukan perekaman beberapa bulan sebelumnya.
Dengan ketersediaan 12 ribu blanko serta dukungan tinta yang mencukupi, sambung dia, pihaknya merasa optimistis pelayanan pencetakan KTP-el dapat berjalan lancar dalam beberapa bulan ke depan.
“Kalau melihat ketersediaan tinta saat ini, kami perkirakan pelayanan bisa berjalan hingga tiga bulan ke depan,” katanya.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap tertib mengikuti prosedur dan jadwal pelayanan agar seluruh kebutuhan administrasi kependudukan dapat terpenuhi secara merata.
“Saya minta masyarakat tertib dan prosedur serta jadwal pelayanan, supaya kebutuhan administrasi kependudukan dapat terpenuhi secara merata,” pungkasnya. *RON
