Uncategorized

Duduk Bersama 35 Ketua RT/RW, Wakapolresta Sorong Kota Bahas Narkoba, Curanmor, hingga Honor RT

Kapabar  Sebanyak 35 Ketua RT dan RW di Distrik Sorong Timur duduk bersama jajaran Polresta Sorong Kota dalam forum koordinasi kamtibmas di Klasaman, Sabtu (7/11/2026) malam.

Forum yang dimulai pukul 18.00 WIT itu dihadiri Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., M.H., mewakili Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan, S.I.K., M.H.

Turut hadir Kapolsek Sorong Timur AKP Wira Wisudawan, Bhabinkamtibmas Klasaman Aipda Dewa, dan KA SPKT Polresta Sorong Kota Ipda Bambang.

Dalam pertemuan itu, Wakapolresta menyampaikan sejumlah pesan penting. Pertama, bahaya narkoba dan miras yang mengancam generasi muda.

Kedua, imbauan kepada orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain meriam spiritus yang bisa memicu tawuran dan membahayakan keselamatan.

Ketiga, kewaspadaan terhadap curanmor. Warga diminta memarkir kendaraan di tempat aman, menambah kunci pengaman, dan kembali mengaktifkan pos kamling di lingkungan masing-masing.

Wakapolresta juga mengingatkan warga agar memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk laporan cepat dan bantuan darurat.

Forum berlangsung hidup. Para Ketua RT/RW menyampaikan berbagai aspirasi. Mulai dari persoalan honorarium RT/RW, kenakalan remaja akibat miras di Klawuyuk, hingga pengawasan penghuni kos dan kontrakan agar identitas penyewa jelas.

Ketua RT dari Sawagumu meminta patroli malam hingga dini hari ditingkatkan untuk mengantisipasi curanmor.

Menanggapi hal itu, AKBP Gleen menegaskan bahwa honorarium RT/RW merupakan kewenangan Pemerintah Daerah. Pihaknya akan mengomunikasikan aspirasi tersebut ke dinas terkait agar ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Untuk persoalan pengangguran dan kenakalan remaja, Wakapolresta mengajak RT/RW mendata pemuda yang belum bekerja dan melaporkannya ke Bhabinkamtibmas.

Data itu akan digunakan untuk mendukung program Polisi Peduli Pengangguran, yakni fasilitasi pelatihan keterampilan dan sertifikasi di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kementerian Ketenagakerjaan.

Seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan kepada Kapolresta Sorong Kota. Wakapolresta berharap pertemuan lanjutan bisa digelar langsung bersama Kapolresta.

Melalui forum ini, Polresta Sorong Kota menegaskan komitmen program Polisi Bersama Masyarakat.

Sinergi polisi, RT/RW, dan warga menjadi kunci mendeteksi gangguan keamanan sejak dini dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. */RSR

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button