HUT ke-81 RI, Walikota Sorong Luncurkan 100 Titik Backbone Fiber Optic

Kapabar – Walikota Sorong, Septinus Lobat secara resmi meluncurkan 100 titik backbone fiber optic jaringan intra Pemerintah Kota Sorong tahun 2026 sebagai bagian dari langkah menuju smart city.
Peluncuran jaringan tersebut digelar usai upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-81 tahun Republik Indonesia di Lapangan Apel Kantor Walikota Sorong, Kota Sorong, Senin 17 Agustus 2026, pagi.
Jaringan tersebut tersebar di sejumlah titik di wilayah Kota Sorong dan mulai memberikan manfaat bagi kelancaran konektivitas serta mendukung transformasi digital pemerintahan.
Walikota Sorong, Septinus Lobat, mengatakan, momentum HUT ke-81 RI menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan digital di Kota Sorong.
“Melanjutkan semangat kemerdekaan nasional, kami terus berkomitmen penuh untuk menghadirkan perubahan nyata melalui modernisasi birokrasi dan peningkatan fasilitas publik digital melalui program strategis Diskominfo Kota Sorong,” ujar Walikota.
Walikota berharap, kehadiran infrastruktur itu dapat semakin memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi dan meningkatkan efektivitas komunikasi serta pertukaran data antarinstansi pemerintah.
“Infrastruktur ini telah terpasang di 100 titik strategis untuk mendukung integrasi data birokrasi yang cepat, aman, dan efisien. Lewat peluncuran ini, menjadi salah satu langkah nyata kami dalam membangun infrastruktur digital yang mendukung terwujudnya pemerintahan yang modern, terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” pungkasnya.
Kepala Dinas Kominfo Kota Sorong, James Burung mengatakan, jaringan yang baru diluncurkan itu merupakan berkapasitas 1,2 GB jaringan domestik dan 600 Mbps untuk bandwidth internasional.
“Ini kapasitas terbesar kedua di Tanah Papua, setelah PT Freeport. Peluncuran jaringan ini bertujuan untuk mendukung kecepatan kinerja Pemerintah Kota Sorong,” ujar James.
James merincikan, jaringan fiber optic tersebut telah terpasang seluas 16 kilometer persegi dan disusul dengan penambahan akses point di layanan pemerintah di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Kami di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, hampir semua OPD telah teraliri jaringan ini, bahkan menyentuh kantor distrik, kantor kelurahan, puskesmas, sekolah tingkat SD, SMP dan SMA,” katanya.
Ia menambahkan, kemandirian dan kecepatan dalam berinovasi tentunya perlu didukung oleh sarana infrastruktur Internet yang memadai.
“Karena, kalau kami tidak terakses internet dengan stabil, otomatis kinerja akan terganggu khususnya di jaringan intra pemerintah kota,” pungkasnya. *RON
