Kapolresta Sorong Kota Ngopi Bareng Pengemudi Ojek Kilo 7, Bahas Keselamatan Lalu Lintas dan Kamtibmas

Kapabar – Wujudkan kedekatan Polri dengan masyarakat, Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol. Amry Siahaan, S.I.K., M.H., menggelar Ngopi Bareng Masyarakat bersama 15 pengemudi ojek pangkalan SPG Kilo 7, Kota Sorong, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIT ini mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai ruang dialog terbuka untuk menyampaikan keluhan, bertukar pikiran, dan mencari solusi bersama terkait keselamatan lalu lintas dan kamtibmas.
Dalam dialog, para pengemudi ojek mengeluhkan seringnya kecelakaan lalu lintas di perempatan sekitar pangkalan, terutama pagi hari saat aktivitas warga dan anak sekolah meningkat.
Menanggapi itu, Kapolresta langsung memerintahkan personel meningkatkan pengaturan lalu lintas di jam sibuk pagi.
“Tujuannya untuk membantu kelancaran arus dan memberi rasa aman bagi pengguna jalan, termasuk anak-anak sekolah,” ujarnya.
Kapolresta juga mengingatkan pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dengan patuh aturan, wajib helm, dan melengkapi surat-surat kendaraan serta SIM.
Mengetahui masih ada yang belum memiliki SIM, Kapolresta menyatakan siap membantu biaya pengurusan bagi yang memenuhi persyaratan administrasi, seperti KTP dan surat keterangan kesehatan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Saya ingin rekan-rekan pengemudi ojek bisa bekerja dengan tenang, tetapi tetap tertib berlalu lintas. Kalau persyaratannya lengkap, silakan urus SIM. Kita akan bantu sesuai ketentuan,” tegas Kapolresta.
Selain lalu lintas, Kapolresta menegaskan pangkalan ojek jangan dijadikan tempat konsumsi miras. Konsumsi alkohol dapat mengganggu konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Ia juga mengajak pengemudi beradaptasi dengan perkembangan teknologi transportasi online, tetap menjaga persaingan sehat dan mengutamakan keselamatan penumpang.
Terkait kamtibmas, Kapolresta mengajak masyarakat tidak menjadikan pemalangan jalan sebagai solusi masalah. Ia mencontohkan kasus pemalangan jalan akibat persoalan sampah yang sebelumnya terjadi.
Menindaklanjuti itu, Kapolresta telah memerintahkan Kapolsek Sorong Timur bersama Kasat Binmas melakukan pendekatan dialogis hingga palang berhasil dibuka.
“Kalau ada permasalahan, mari duduk bersama mencari jalan keluar melalui dialog dan musyawarah. Jangan sampai menghambat aktivitas masyarakat,” tegasnya.
Dalam dialog yang akrab itu, warga berharap polisi selalu hadir, dekat dengan masyarakat, dan menghindari kekerasan dalam pelayanan.
Kapolresta menegaskan Polri adalah pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat yang harus mengedepankan sikap humanis.
Para pengemudi juga berharap patroli polisi sesekali singgah dan duduk bersama di pangkalan untuk mempererat hubungan dan memudahkan pertukaran informasi keamanan.
Pada kesempatan itu, Kapolresta turut mensosialisasikan Layanan Polisi 110 yang gratis 24 jam untuk bantuan, pengaduan, dan laporan kejadian.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Kapolresta yang sudah datang dan ngopi bersama kami. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan agar polisi semakin dekat dengan masyarakat dan mengedepankan pendekatan humanis,” ujar salah satu pengemudi, Yanto.
Kegiatan Ngopi Bareng ini merupakan implementasi program “Polisi Bersama Masyarakat” sekaligus mendukung program 100 Hari Kapolri melalui pendekatan dialogis, pelayanan responsif, dan penguatan kemitraan Polri dengan masyarakat. *RSR
