Terkini

Kader Posyandu di Sorong Dilatih Jadi Garda Terdepan Deteksi Dini TBC

Kapabar – Tidak hanya soal imunisasi dan timbang balita, kini kader Posyandu di Kota Sorong disiapkan menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini kasus Tuberkulosis (TBC).

Penguatan peran tersebut mengemuka dalam Temu Kader Posyandu di Posyandu Harapan, Kelurahan Remu Selatan, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (12/10/2026).

Acara ini menjadi asistensi langsung dari Tim Pembina Posyandu Pusat, Provinsi Papua Barat Daya, dan Kota Sorong untuk meningkatkan kapasitas sekitar 1.200 kader yang tersebar di 118 Posyandu se-Kota Sorong.

Ketua Umum Tim Pembina (TP) Posyandu Pusat diwakili Ketua Bidang Kesehatan Tim Pembina Posyandu Pusat, Suci Restuardy Daud, menegaskan kader Posyandu mempunyai posisi yang strategis.

“Kader berada paling dekat dengan masyarakat. Mereka yang pertama tahu kondisi warga, jadi perannya penting untuk menggerakkan warga mengenali gejala dan segera terhubung ke Puskesmas,” ujar Suci.

Ia menjelaskan sesuai Permendagri No 13 Tahun 2024, Posyandu kini mengampu 6 bidang SPM yakni pendidikan, kesehatan, PU, perumahan rakyat, trantibum linmas, dan sosial. Khusus TBC, kader tidak mendiagnosa, tetapi membantu deteksi awal dan mengarahkan warga untuk pemeriksaan oleh nakes.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, mengatakan dari 118 Posyandu di Sorong, 87 sudah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) dan 4 sudah melayani 6 bidang SPM.

“Kota Sorong dengan 304 ribu penduduk butuh kader yang kompeten. Transformasi Posyandu harus didukung kebijakan jelas, kelembagaan tertata, dan kolaborasi lintas sektor,” kata Jemima.

Sementara Ketua Tim Pembina Posyandu Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambu, meminta perhatian lebih untuk kader.

“Mereka ujung tombak pelayanan. Meluangkan waktu, tenaga, pikiran tanpa pamrih. Pembinaan harus terus diperkuat,” ungkap Orpa.

Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sembako untuk ibu hamil, menyusui, balita, lansia dan disabilitas, penyerahan 3 unit alat kesehatan untuk Posyandu Remu Selatan, imunisasi, dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita.

Dengan kolaborasi kader, pemerintah, dan faskes, Posyandu diharapkan menjadi penghubung efektif warga dengan layanan dasar sekaligus membantu menekan kasus TBC di Papua Barat Daya. *RSR 

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button