Dari Masjid Raya Al-Akbar, Kapolda PBD Sampaikan Tiga Peringatan untuk Masyarakat Sorong

Kapabar – Masjid Raya Al-Akbar, Kota Sorong, menjadi titik pertama program Jumat Keliling (Jumling) Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., Jumat (6/11/2026).
Usai Salat Jumat, Kapolda yang didampingi Karo Ops, Karo Log, Dirintelkam, Dirsamapta, dan Dirlantas Polda PBD, langsung menyapa jamaah. Bukan sekadar silaturahmi, Kapolda membawa tiga pesan penting untuk warga Sorong.
1. Polisi Bersama Masyarakat
Kapolda membuka arahannya dengan memperkenalkan diri dan menyampaikan program prioritas Kapolri: Polisi Bersama Masyarakat.
Ia menekankan, menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi. Tanpa partisipasi masyarakat, keamanan tidak akan terwujud.
Melalui pendekatan Community Policing, Polri mengutamakan pencegahan. Sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, hingga pemuda menjadi kunci agar gangguan kamtibmas bisa dicegah sebelum terjadi.
2. Waspada Narkoba dan Judi Online
Pesan kedua menyentuh ancaman yang paling dekat dengan keluarga: narkoba dan judi online.
Kapolda mengingatkan, narkoba merusak pola pikir dan mental, menghilangkan kemampuan mengendalikan diri, hingga mendorong seseorang melakukan tindak kriminal.
Sementara judi online, kata Kapolda, merusak ekonomi, menghancurkan keluarga, bahkan bisa membahayakan nyawa. Kerugian tidak hanya dialami pelaku, tetapi juga keluarga yang ditinggalkan.
3. Waspada Paham Kekerasan di Ruang Digital
Pesan ketiga berkaitan dengan perkembangan kejahatan di era disrupsi digital. Kapolda menyoroti radikalisme dan penyebaran paham kekerasan melalui komunitas tertentu, termasuk True Crime Community.
Konten kekerasan yang dikonsumsi terus-menerus bisa mengubah cara berpikir, terutama anak-anak dan remaja. Karena itu, orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia maya.
Kapolda menegaskan, Polda Papua Barat Daya tidak akan berhenti. Melalui Operasi Pekat, polisi akan terus menindak peredaran minuman keras ilegal dan berbagai penyakit masyarakat yang mengganggu Kamtibmas di Kota Sorong.
Ia juga mengajak jamaah untuk aktif berkomunikasi dengan kepolisian. Jika ada potensi gangguan keamanan di lingkungan, jangan ragu untuk melapor.
“Polri hadir untuk masyarakat. Bersama masyarakat, kita wujudkan Papua Barat Daya yang aman dan damai,” pungkas Kapolda. */RSR
