Pendidikan

Sambangi SMKN 1 Kabsor, Ditbinmas Polda PBD Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Penipuan Online 

Kapabar – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Papua Barat Daya (PBD) melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba dan penipuan online kepada pelajar SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut dipimpin AKP Oktavianus, S.H., bersama personel Ditbinmas Polda PBD. Ratusan pelajar mengikuti kegiatan dengan antusias.

Sosialisasi ini digelar sebagai upaya pembinaan dan penyuluhan Polri kepada generasi muda, yang dinilai paling rentan terpapar penyalahgunaan narkoba sekaligus menjadi sasaran kejahatan di ruang digital.

Dalam pemaparannya, AKP Oktavianus menegaskan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda.

Selain berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, narkoba juga dapat merusak hubungan keluarga, mengganggu proses pendidikan, hingga menjerumuskan seseorang ke dalam permasalahan hukum.

“Jaga diri, pilih pergaulan yang positif, dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” ujar AKP Oktavianus.

Melalui pembinaan ini, Ditbinmas Polda PBD berupaya menanamkan kesadaran sejak dini agar siswa mampu menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta berani menolak narkoba dalam bentuk apa pun.

Selain edukasi narkoba, personel Ditbinmas juga mengingatkan pelajar tentang maraknya penipuan online.

Perkembangan teknologi digital memberikan banyak manfaat untuk belajar, komunikasi, dan memperoleh informasi. Namun, kemajuan tersebut juga dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan penipuan.

Beberapa modus yang perlu diwaspadai, antara lain:

– Penawaran hadiah palsu
– Tautan mencurigakan
– Akun media sosial palsu
– Penipuan transaksi jual beli online
– Permintaan data pribadi dan kode OTP

Para pelajar diharapkan menggunakan media sosial dan platform digital secara bijak, tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu berhati-hati saat berinteraksi dengan orang tidak dikenal melalui internet.

Kasubbid PID Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S. Hengkelare, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan edukatif di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di sekolah, dapat membangun hubungan yang semakin baik antara Polri dan pelajar, sehingga tercipta komunikasi positif dalam upaya pencegahan narkoba maupun kejahatan siber.

Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Polda Papua Barat Daya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, edukatif, dan dekat dengan masyarakat.

“Pembinaan terhadap generasi muda sangat penting dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, taat hukum, serta peduli terhadap keamanan lingkungan sekitarnya,” kata Jenny. 

Dengan adanya kegiatan ini, para siswa SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong diharapkan semakin memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan penipuan online, serta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, pelajar juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang turut menyampaikan pesan positif kepada teman sebaya, keluarga, dan lingkungan masyarakat mengenai pentingnya menjauhi narkoba serta meningkatkan keamanan beraktivitas di ruang digital.

Polda Papua Barat Daya berkomitmen untuk terus memperkuat kegiatan pembinaan dan edukasi kepada generasi muda guna mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, bebas narkoba, serta terlindungi dari berbagai bentuk kejahatan digital. */RSR

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button