Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polresta Sorong Kota Antar Pengangguran Ikut Pelatihan di BLK

Kapabar – Lewat program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN), Polresta Sorong Kota kini tak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tapi juga menjadi jembatan bagi warga yang belum punya pekerjaan untuk mendapatkan keterampilan.
Langkah itu diawali dengan kunjungan koordinasi Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., M.H. ke Kantor Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong di Sawagumu, Distrik Sorong Utara, Kamis (5/11/2026) pukul 10.00 WIT.
Wakapolresta didampingi Kabag Ops Kompol H. Andi Muhammad Nurul Yaqin, S.I.K., M.H. dan Kapolsek Sorong Kota AKP Disa Djavier, S.Tr.K., S.I.K. Rombongan diterima langsung Kepala BPVP Sorong Hardiansyah, S.T., M.M.
“Kami ingin Polri hadir bukan hanya saat ada masalah keamanan, tapi juga saat masyarakat butuh solusi untuk hidupnya. Salah satunya soal pekerjaan,” ujar Wakapolresta.
Melalui POLIRAN, Polresta akan mendata dan mengarahkan warga pengangguran, terutama generasi muda, untuk mengikuti pelatihan sesuai minat dan bakatnya. Harapannya, setelah pelatihan mereka bisa bekerja di perusahaan atau membuka usaha sendiri.
Menurut Wakapolresta, program ini juga menjadi cara mencegah kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas dari hulu.
“Anak muda yang sibuk dengan kegiatan positif, punya keterampilan dan punya harapan kerja, akan jauh dari miras, pencurian, dan perkelahian,” katanya.
Kepala BPVP Sorong Hardiansyah menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menjelaskan, BPVPĀ Sorong memiliki 13 jurusan pelatihan utama, yakni Bisnis dan Manajemen, Elektronika, Otomotif, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Listrik, Manufaktur, Refrigeration, Bangunan, Fashion Technology, Teknik Las, Pariwisata, Processing, dan Tata Kecantikan.
Selain itu, ada pelatihan tambahan seperti hidroponik yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
Durasi pelatihannya bervariasi, mulai 5 hari, 12 hari, hingga 25 hari. Setiap kelas diisi 16 peserta dan di akhir pelatihan peserta akan mendapatkan sertifikat sesuai bidangnya.
Sertifikat itu menjadi bekal untuk melamar kerja di perusahaan maupun instansi. Keterampilan yang didapat juga bisa langsung dijadikan usaha mandiri, seperti barbershop, jasa las, hingga jasa perbaikan dan pemasangan AC.
“Prinsipnya kami siap. Tinggal diajukan proposalnya, nanti kita atur jadwal, tempat, dan instrukturnya. Bisa di BLK, bisa juga di lokasi yang disepakati,” ujar Hardiansyah.
Polresta Sorong Kota berharap kerja sama ini berjalan berkelanjutan, sehingga semakin banyak warga Sorong yang memiliki keterampilan, pekerjaan, dan masa depan yang lebih baik.
“POLIRAN ini bukti bahwa Polisi Bersama Masyarakat itu nyata. Kami mendengar, kami menghubungkan, dan kami mencari solusi bersama,” pungkas Wakapolresta. */RSR
