Semarak Kemerdekaan, Kilang Kasim Gelar Lomba Daur Ulang Barang Bekas

Kapabar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Kasim menggelar serangkaian perlombaan kreatif bertema Recycle Use.
Mengusung semangat pemanfaatan barang bekas dan material yang tidak terpakai, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat budaya keberlanjutan (sustainability) serta menjaga kelestarian lingkungan di lingkungan kerja kilang.
Berbagai perlombaan digelar dengan memanfaatkan sampah anorganik, sisa material operasional, hingga barang-barang bekas yang disulap menjadi karya bernilai guna tinggi dan hiasan kreatif.
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh seluruh perwira dan pekerja Kilang Kasim, yang berlomba menumpahkan kreativitas tanpa mengabaikan aspek ramah lingkungan.
Melalui kegiatan ini, PT Pertamina Patra Niaga RU Kasim terus menunjukkan komitmen nyata dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada pilar perlindungan lingkungan dan pengurangan jejak karbon operasional. Hal ini diungkapkan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR RU Kasim, Williamson Amamehi
“Melalui kegiatan ini, Kilang Kasim berharap budaya reduce, reuse, and recycle (3R) semakin mendarah daging di keseharian pekerja, baik di area perkantoran maupun fasilitas mess perusahaan. Inisiatif hijau semacam ini sekaligus memperkuat posisi Kilang Kasim sebagai objek vital nasional yang tidak hanya andal dalam memasok energi, tetapi juga konsisten dalam menjaga kelestarian lingkungan dan bumi bagi generasi mendatang,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi dan semangat inovasi yang ditunjukkan oleh para perwira Kilang Kasim.
“Event peringatan Kemerdekaan RI tahun ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan momen penting untuk mendorong perilaku insan Kilang Kasim agar terus memperjuangkan nilai-nilai keberlanjutan (sustainability). Melalui pemanfaatan barang-barang yang tidak terpakai ini, kita membuktikan bahwa semangat menjaga lingkungan dapat diintegrasikan ke dalam setiap aktivitas kerja dan keseharian. Kami berharap budaya daur ulang ini terus melekat dan menjadi bagian dari komitmen kita bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Kilang Kasim,” ungkapnya.
Semangat Recycle Use ini diharapkan tidak berhenti pada perlombaan 17 Agustus saja, melainkan menjadi pijakan untuk membentuk pola pikir pekerja yang lebih peduli lingkungan, inovatif, dan berkelanjutan demi masa depan energi Indonesia. */RON
