Fokus Amankan Pilkada Papua Barat Daya, Polda Papua Barat Turunkan 895 Personel

Kapabar – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat melaksanakan operasi Mantap Praja Mansinam II yang dibagi dengan beberapa tahap dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Provinsi Papua Barat Daya.
Kasatgas Humas Polda Papua Barat wilayah Papua Barat Daya Kombes Pol Ongky Isgunawan, S.I.K menyampaikan, dalam pengamanan Pilkada, Polda Papua Barat menurunkan sebanyak 895 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari satgas tindak dan satgas preventif.
“Jadi, kami memang fokus melaksanakan pengamanan Pilkada di Papua Barat Daya, yang terdiri dari 5 kabupaten dan 1 kota,” kata Kasatgas kepada awak media di salah satu cafe di Kota Sorong, Sabtu 31 Agustus 2024.
Kasatgas menjelaskan, untuk daerah rawan yang sudah dilakukan pemetaan secara nasional, daerah Papua Barat Daya masuk ke dalam indeks sedang.
“Namun, ada 2 kabupaten di Papua Barat Daya yang mendapat perhatian khusus yaitu Kota Sorong dan Sorong Selatan,” ungkap Kasatgas.
Kasatgas menambahkan, pengamanan Pilkada, Polda Papua Barat juga mengedepankan fungsi binmas, fungsi deteksi intelijen dan fungsi humas.
“Jadi, kami menyambangi beberapa tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh intelektual dan tokoh perempuan untuk membuat himbauan guna menjaga situasi kamtibmas dan disebarkan melalui platform media sosial,” terang Kasatgas.
Akan tapi, Kasatgas berharap, semoga seluruh tahapan Pilkada di Papua Barat Daya berjalan dengan lancar, aman dan damai.
“Jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah belah kita semua. Apa yang terjadi baik di daerah harus tetap dijaga dan dipelihara,” tuntasnya. *RON
