Terkini

Polresta Bekuk AMH, Residivis Kasus Begal dan Jambret

Kapabar – Satuan Reserse Kriminal Polresta Sorong Kota berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka kasus pencurian dengan kekerasan alias begal, berinisial AMH (21).

Kapolresta Sorong Kota KBP. Happy Perdana Yudianto, S.I.K., M.H., mengatakan Laporan Polisi nomor LP/B/406/VI/2024/SPKT/Polresta Sorong Kota/Polda Papua Barat tanggal 14 Juni 2024.

Dijelaskan Kapolresta, berdasarkan pengakuan tersangka dan kronologi yang diceritakan oleh korban, sekitar pukul 22.00 WIT, korban yang merupakan seorang wanita mengendarai sepeda motor menuju Minimarket Indomaret depan kampus UNAMIN Sorong. Lanjut Kapolresta, korban saat itu tidak menyadari bahwa dirinya telah diikuti oleh AMH.

“Tidak disadari kehadirannya oleh korban, AMH dengan menggunakan sepeda motor dengan cepat mendekati korban dan merampas dompet yang berada di dasbor motor yang dikendarai korban. Dompet tersebut berisi 1 handphone Iphone 15 Pro dan uang sebesar Rp. 1.200.000,” jelas Kapolresta dalam press release di halaman Mapolresta Sorong Kota, Selasa (18/6).

Berdasarkan laporan yang ada terang Kapolresta, Satuan Reserse Kriminal Polresta Sorong Kota langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap AMH di Jalan Pendidikan Kilometer 8 Kota Sorong.

Kapolres mengatakan, AMH yang ternyata merupakan residivis, berulang kali menjalankan aksinya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan membeli minuman keras.

“Dari hasil pengembangan kasus AMH, satuan Reserse Kriminal Polresta Sorong Kota berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekersan di 7 tempat, yaitu di depan Kampus UNAMIN Sorong, Jalan Pendidikan, depan Masjid Raodah, 2 kali di depan Supermarket Papua, samping Kantor Walikota Sorong dan samping MAN Sorong. Sementara itu barang bukti yang berhasil didapat antara lain 1 unit handphone Iphone 15 pro, 1 unit handphone Vivo, 1 unit Honda Beat Street berwarna hitam, 1 unit Honda Beat berwarna hitam pink, 1 unit Yamaha Mio M3 warna hitam biru, 1 unit Yamaha Mio M3 hitam merah,” beber Kapolresta sembari menjelaskan bahwa pihaknya juga menetapkan tersangka berinisial YC dan IN sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolresta pun menyebutkan, kepada AMH disangkakan pasal 365 KUHP dengan acaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Kapolres di akhir press release itu juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada kemanapun pergi, jangan lengah dan tetap aware dengan lingkungan sekitar.*HMF

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds