Terkini

KM Sirimau Resmi Beroperasi Sebagai Lokasi Isolasi Apung Terpadu

Kapabar – Setelah dalam beberapa hari ini diwacanakan, Kapal Motor (KM) Sirimau akhirnya beralih fungsi sebagai lokasi isolasi apung terpadu di Kota Sorong. KM Sirimau pun siap difungsikan setelah diresmikan Pemerintah Kota kota Sorong bersama PT. Pelni, Pelindo, dan KSOP, Selasa (24/8).

Walikota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M. M, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasihnya kepada menteri perhubungan beserta jajarannya, yang telah menyetujui saran dan masukan Pemerintah Kota Sorong untuk menjadikan KM. Siriamau sebagai tempat isolasi terapung bagi pasien COVID-19.

“Terimakasih bapak menteri, niat baikmu kepada masyarakat akan Tuhan perhitungkan. Saya juga ucapkan terimakasih kepada PT pelindo, Pelni dan KSOP yang sudah bekerja keras mempersiapkan kapal ini untuk menampung pasien COVID-19,” kata wali kota.

Dijelaskan wali kota, kebutuhan pasien Covid-19 maupun Tenaga Kesehatan (Nakes) seperti makan dan minum akan dipenuhi selama di atas kapal, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

“Fasilitas makan, minum, dan mandi terpenuhi diatas kapal secara cuma cuma tanpa dipungut biaya. Mudah-mudahan warga Kota Sorong yang terkena virus dan melakukan isolasi di kapal ini segera sembuh, ” Harap Lambert.

Sementara itu, Menteri perhubungan, Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa KM. Sirimau berkapasitas 460 orang. Menurutnya dengan adanya Isoter tersebut, masyarakat yang terpapar COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumah bisa dikumpulkan di isolasi terpusat.

“Kapal Sirimau berkapasitas hingga 460 orang, dan itu bisa di gunakan untuk melayani masyarakat Sorong. Kita tahu bahwa saat ini penyebaran Covid-19 masih berlangsung. Oleh karena itu, dengan adanya Isoter maka kita harapkan masyarakat yang isoman di rumah-rumah dikumpulkan untuk dilakukan isolasi kapal terapung, “ucap menteri perhubungan secara virtual.

“Semoga apa yang kita lakukan ini bermanfaat untuk bangsa dan membuat Indonesia menjadi tambah maju lagi, ” Tambahanya.*TTS

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button