Terkini

Apresiasi Aksi Green Collaboration, Kadis LH PBD: Gerakan Kecil Berdampak Besar 

Kapabar – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Papua Barat Daya Julian Kelly Kambu mengapresiasi gerakan Green Collaboration yang menanam 200 bibit matoa dan akasia di Gunung Malanu, Kota Sorong, Minggu (1/11/2026).

Gerakan kolaborasi antara Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Sorong dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Papua Barat Daya itu dinilai kecil, namun berdampak besar.

“Gerakannya kecil tapi berdampak besar. Kita bertindak lokal, berpikir global untuk masa depan dunia,” ujar Julian.

Ia menekankan pentingnya menjaga ibu kota provinsi di tengah pesatnya pembangunan.

“Kita tidak melihat dunia yang lain, kita lihat kota ini. Pembangunan terus meningkat, kita butuh mitigasi untuk cegah banjir dan jaga kualitas udara bersih,” katanya.

Julian mengajak semua elemen, mulai dari mahasiswa, TNI-Polri, OPD, swasta, hingga komunitas peduli lingkungan untuk memperluas gerakan penghijauan.

“Bumi tidak lagi panas, tapi sudah mendidih. Kita butuh gerakan mitigasi dan pencegahan. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tegasnya.

Untuk kebutuhan bibit, Julian menyebut telah menyiapkan 1.000 bibit mahoni dan akan berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan.

“Ke depan kita buat pembibitan. Ratusan hektare ini harus diselamatkan. Kita butuh ratusan ribu bibit, bukan hanya Kota Sorong, tapi juga Teminabuan, Maybrat, Tambrauw, Raja Ampat, dan Kabupaten Sorong,” pungkasnya.

Ia berharap kolaborasi penghijauan berlanjut pada 2027 dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai penyedia bibit. *RSR 

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button