Coffee Morning Kebencanaan, BPBD Kota Sorong: Perkuat Komunikasi dan Sinergi

Kapabar – Sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antar-instansi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong menggelar Coffee Morning Kebencanaan di Vega Prime Hotel & Convention Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat 28 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kota Sorong mengundang sejumlah mitranya dalam penanganan bencana seperti, TNI-Polri, BMKG, Basarnas, OPD Kota Sorong, relawan dan insan pers.
“Kegiatan yang baru pertama kami lakukan ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan sinergi. Tak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai wadah edukasi sekaligus mitigasi tentang penanganan bencana,” kata Kepala BPBD Kota Sorong, Herlin Sasabone kepada wartawan.
Menurut Herlin, saat ini, BPBD Kota Sorong telah menetapkan status siaga darurat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau tahun ini.
“Untuk mengatasi kekeringan, tadi terdapat saran pengadaan hidran yang langsung diakomodir oleh BPBD Provinsi Papua Barat Daya dengan penempatannya masih dikoordinasikan bersama pemerintah kabupaten-kota,” jelas Herlin.
Selain itu, sambung Herlin, BPBD Kota Sorong juga mendorong peningkatan sosialisasi kepada masyarakat melalui media massa maupun surat imbauan untuk mencegah terjadinya Karhutla.
“Karena, terhitung hingga hari ini, telah terjadi Karhutla sebanyak 38 kejadian dengan 48 titik api di wilayah Kota Sorong dengan luas hutan serta lahan yang terbakar mencapai 68,8 hektare. Sementara itu, volume air yang sudah kami gunakan dalam upaya pemadaman api sebanyak 149.800 liter,” tambahnya.
Dia mengimbau, agar masyarakat tidak melakukan upaya membuka lahan untuk berkebun dan bertani dengan cara membakar.
“Kemudian, tidak membakar sampah atau limbah rumah tangga di daerah yang rawan terbakar dan bagi perokok tidak membuang putung rokok sembarangan yang dapat mengakibatkan terjadinya Karhutla,” tuntasnya. *RON
