Gubernur Elisa Kambu Pastikan PBD Siap Gelar Papeda Summit 2026

Kapabar – Menjelang penyelenggaraan Papeda Summit 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya bersama Panitia Pelaksana menggelar rapat finalisasi guna mematangkan segala bentuk persiapan pelaksanaan event tersebut.
Rapat finalisasi tersebut dilangsungkan di Vega Prime Hotel & Convention Sorong, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Kamis 27 Agustus 2026.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyambut baik pelaksanaan event Papeda Summit 2026 yang dipusatkan di Kota Sorong Ibukota Provinsi Papua Barat Daya.
“Bagi saya, ini menjadi suatu kehormatan karena Papua Barat Daya terpilih menjadi tuan rumah dalam event Papeda Summit 2026. Oleh karena itu, kita semua harus mempersembahkan yang terbaik demi nama baik daerah ini,” kata Elisa Kambu.
Elisa Kambu juga menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam pelaksanaan event Papeda Summit 2026 di Provinsi Papua Barat Daya.
“Melalui rapat ini, saya pastikan bahwa Papua Barat Daya siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Papeda Summit 2026, mohon dukungan dan doanya,” kata Elisa.
Elisa juga meminta, seluruh jajarannya dan masyarakat Papua Barat Daya agar turut mensukseskan pelaksanaan event Papeda Summit 2026.
“Saya minta kepada seluruh pihak agar ikut mensukseskan event ini. Supaya event ini dapat berlangsung secara aman dan lancar,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Papeda Summit 2026, Julian Kelly Kambu mengatakan, Papeda Summit 2026 akan digelar di Kota Sorong, Papua Barat Daya pada tanggal 2 hingga 4 September 2026.
“Pesertanya sekitar 800 orang dari berbagai kalangan, seperti unsur pemerintah pusat (kementerian), pemerintah daerah, masyarakat adat, akademisi, LSM dan swasta,” urai Kelly Kambu.
Menurut Kelly Kambu, Papeda Summit 2026 bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan Tanah Papua yang menempatkan keseimbangan antara manusia, alam dan budaya sebagai fondasi utama.
“Konferensi ini juga diarahkan untuk mempercepat transformasi menuju ekonomi regeneratif yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan sejalan dengan komitmen nasional serta global terhadap aksi iklim dan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals),” tuntasnya. *RSR
