Pendidikan

Disdikbud Kota Sorong: Program Sekolah Gratis Tidak Cover Biaya Buku Pelajaran Siswa

Kapabar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Yuliana Kirihio, menyebutkan Program Sekolah Gratis yang tengah berjalan di seluruh satuan pendidikan (satdik) di Kota Sorong hingga kini belum mengcover biaya buku pelajaran bagi siswa.

“Di dalam petunjuk teknis (juknis) kami tidak menanggung biaya buku pelajaran siswa. Terlebih, kemampuan fiskal daerah masih terbatas di tengah kebijakan efisiensi anggaran,” ujar Yuliana kepada wartawan di kantornya, Rabu 22 Juli 2026.

Dikatakan Yuliana, Program Sekolah Gratis tersebut hanya menanggung biaya komite, seragam sekolah dan biaya ijazah dari sejak siswa mendaftar hingga lulus sekolah. 

“Kami hanya menanggung biaya komite, seragam dan ijazah, mulai dari siswa mendaftar hingga lulus sekolah. Kami belum cover biaya buku pelajaran, karena membutuhkan anggaran yang lumayan besar,” tegas Yuliana.

Yuliana menjelaskan, untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah, buku telah disiapkan yang dianggarkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Namun, biaya buku pelajaran yang kami maksud itu adalah buku yang nantinya dapat dibawa pulang oleh siswa untuk aktivitas belajar di rumah,” tambah Yuliana.

Dia berharap, jika kedepannya kemampuan fiskal daerah meningkat dan kebijakan efisiensi anggaran berkurang, biaya buku pelajaran tersebut akan menjadi perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong.

“Iya, kalau kemampuan fiskal daerah meningkat dan kebijakan efisiensi anggaran berkurang, pasti biaya buku pelajaran ini akan menjadi perhatian Bapak Walikota Sorong juga,” timpalnya. 

Dia juga mengajak seluruh orang tua siswa bersama-sama untuk menanggung biaya buku pelajaran siswa. “Mari kita sama-sama tanggung biaya buku pelajaran siswa, karena ini juga demi kebaikan anak dapat belajar di rumah,” pungkasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button