Terkini

Dekan FK UNIPA: Kontribusi Pemprov PBD Sangat Besar untuk Penyelenggaraan Pendidikan Kedokteran

Kapabar – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Papua (UNIPA) dr. Herlina Yulidia mengatakan bahwa, kontribusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya untuk Fakultas Kedokteran UNIPA sangat besar untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan kedokteran.

“Dalam waktu tiga tahun terakhir, kontribusi Pemprov Papua Barat Daya kepada kami sangat besar. Salah satunya, secara konsisten memberikan hibah untuk penyelenggaraan pendidikan kedokteran,” kata dr. Herlina kepada wartawan di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu 31 Januari 2026.

Pemberian hibah, sambung dr. Herlina, diawali saat era kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musaad. Dimana, saat itu, FK UNIPA mendapat hibah sebesar Rp 8 miliar dari Pemprov Papua Barat Daya.

“Hibah itu untuk penyelenggaraan pendidikan dan pelaksanaan ujian nasional bagi mahasiswa kedokteran. Berkat kerja sama itu, kami berhasil meraih capaian lulus ujian nasional sesuai standar Indonesia yang sangat tinggi dan diapresiasi oleh AIPKI,” kata dr. Herlina.

Kontribusi selanjutnya, sambung dr. Herlina, Pemprov Papua Barat Daya dibawah kepemimpinan Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu kembali memberikan hibah senilai Rp 4 miliar lebih untuk mengembangkan FK UNIPA.

“Selain itu, Pak Gubernur Elisa juga sudah beberapa kali meninjau proyek pembangunan bangunan FK UNIPA. Karena sejauh ini, kami baru punya satu gedung di lahan yang seluas itu,” jelasnya.

Tak hanya itu, timpal dia, kontribusi Pemprov Papua Barat Daya juga menyentuh dari sisi sumber daya manusia (SDM) dengan memberikan program sekolah dokter Orang Asli Papua (OAP) menjadi dokter spesialis.

“Beliau punya target dan misi setiap tahunnya menyekolahkan 10 dokter OAP untuk masuk pendidikan dokter spesialis,” katanya.

Dia menambahkan, FK UNIPA dibuka untuk generasi muda di Papua agar nantinya mereka bersekolah dan kerja di Papua.

“Oleh karena itu, kami harus punya subspesialis untuk membuka program dokter spesialis agar bisa menghasilkan dokter spesialis sendiri,” pungkasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button