Gandeng Penerbit Erlangga, Pemkot Sorong Gembleng Kepsek dan Bendahara Kelola Dana BOS

Kapabar – Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Pendidikan membekali kepala sekolah (kepsek) dan bendahara tentang tata kelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan subsidi pendidikan daerah yang berlangsung di Vega Prime Hotel & Convention Sorong, Kota Sorong, Selasa 13 Januari 2026.
Pembekalan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan serta mencegah kesalahan pelaporan dan tumpang tindih penggunaan anggaran.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Yuliana Kirihio mengatakan, pembekalan tersebut dilakukan melalui workshop pengelolaan data sekolah bekerja sama dengan Penerbit Erlangga sebagai bentuk pendampingan terhadap satuan pendidikan yang menerima lebih dari satu sumber pembiayaan.
“Saat ini sekolah tidak hanya menerima Dana BOS reguler dari pemerintah pusat, tetapi juga subsidi pendidikan melalui program sekolah gratis yang merupakan program Wali Kota dan Wakil Walikota Sorong,” kata Kirihio.
Menurut Kirihio, kondisi ini menuntut pengelolaan keuangan yang tertib dan terpisah agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penggunaan maupun pelaporan dana.
Dia meminta kepsek untuk menunjuk bendahara yang berbeda dalam pengelolaan Dana BOS reguler dan dana subsidi daerah, sehingga laporan keuangan dapat disusun secara akurat dan sesuai ketentuan.
“Karena, penggunaan Dana BOS harus berpedoman pada petunjuk teknis (juknis) yang berlaku dan tidak boleh digunakan di luar ketentuan,” ujarnya.
Pengawasan pengelolaan Dana BOS, kata dia, dilakukan secara berlapis melalui laporan rutin sekolah kepada Dinas Pendidikan, Inspektorat, serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dia berharap melalui pembekalan ini, pengelolaan Dana BOS dan subsidi pendidikan dapat berjalan transparan, akuntabel, dan mendukung keberhasilan program sekolah gratis di daerah tersebut.
Asisten Manager Penerbit Erlangga Wilayah Sorong, Ruben Silalahi mengatakan Erlangga merupakan bagian dari mitra strategis Dinas Pendidikan Kota Sorong yang ikut berkotrubusi melalui acara workshop tata kelola Dana BOS pendidikan.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik, dan kami ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Sorong ini,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan workshop ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi peserta untuk berbagi pengalaman, memperbarui pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan dalam mengelola Dana BOS untuk kepentingan pendidikan di seluruh satuan pendidikan.
Workshop ini, dilaksanakan selama empat hari 13-16 Januari 2026 menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA hingga SMK dengan menggandeng kepala sekolah dan bendahara dari seluruh satuan pendidikan di Kota Sorong. *RON
