Mendagri Dorong Kabupaten-Kota di Papua Bangun MPP

Kapabar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong kabupaten-kota di wilayah Papua untuk membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) guna memberikan kemudahan dan kecepatan dalam mengurus berbagai dokumen.
“Karena, di dalam MPP ini, masyarakat dapat mengurus dokumen, seperti KTP, paspor, izin usaha, layanan BPJS hingga outlet PBG serta BPHTB khusus perumahan,” kata Tito di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin 27 April 2026, malam.
Menurut Tito, wilayah Papua yang terdiri dari enam provinsi dan empat puluh dua kabupaten-kota hanya terdapat 4 MPP yakni di Kabupaten Kepulauan Yapen, Kota Jayapura, Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Mimika.
“Lalu apa yang terjadi dengan di luar daerah yang empat ini? Pembebasan PBG dan BPHTB belum berjalan secara maksimal, karena sistem birokrasi yang bertele-tele,” tegas Tito.
Tito menekankan, jika pembebasan PBG dan BPHTB belum berjalan secara maksimal, dapat mengakibatkan ekosistem perumahan juga tidak berjalan lancar.
“Daerah tidak memanfaatkan insentif pembebasan pajak yang disalurkan oleh pemerintah, kemudian berdampak pada developer yang ‘loyo’. Kalau sudah begitu akan mengikuti mata rantai ekosistem perumahan yang tidak berjalan lancar,” ungkapnya.
Padahal, lanjut dia, dengan ekosistem perumahan yang berjalan lancar dapat menghidupkan dan menggerakkan roda perekonomian di daerah.
“Karena, pasti toko material hidup, warung makan hidup, pasar tradisional hidup, jasa transportasi juga hidup dan seterusnya,” urainya.
Dirinya meminta kepada gubernur, walikota dan bupati di wilayah Papua untuk segera membangun MPP di daerahnya, terutama yang berlokasi strategis seperti Kota Sorong, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Manokwari dan lainnya.
“Tolonglah bangun MPP, kalau bapak-ibu masih bingung, datang saja ke beberapa daerah yang telah mempunyai MPP untuk belajar seperti di Denpasar, Klungkung dan Gianyar. Ini menjadi harapan kita semua, semoga kedepannya kota ini juga punya MPP untuk mempermudah masyarakat,” tuntasnya. *RON
