Terkini

LBH Abdi Papua Desak Kepolisian Transparan Ungkap Kasus Pembunuhan Delano Kambu 

Kapabar – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Abdi Papua, Elly Melek Kaiway mendesak aparat kepolisian agar transparan dalam mengungkap kasus pembunuhan Abraham Franklin Delano Kambu yang terjadi di Kampung Banfot, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw pada 8 Maret 2026 lalu.

“Saya minta agar Polda Papua Barat Daya dan Polres Tambrauw transparan dalam melakukan penyelidikan serta penyidikan kasus ini. Agar, kasus ini bisa terungkap secara terang-benderang,” kata Elly Melek kepada wartawan di Kota Sorong, Senin 6 April 2026.

Elly Melek menyoroti adanya pemulangan terhadap lima orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tanpa klarifikasi dan penjelasan. 

“Kami merasa tidak puas dengan pemulangan lima orang ini tanpa adanya klarifikasi dan penjelasan. Lalu, apa dasarnya?,” ujar Elly Melek penuh heran.

Menurut Elly Melek, selain menempuh jalur hukum, pihaknya juga menganut hukum adat mawi dalam mengungkap sebuah kasus serta pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak. 

“Masyarakat di Papua Barat Daya pasti sudah mengetahui adat mawi. Karena, melalui prosesi adat mawi ini nantinya dapat mengungkap kasus dan pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak,” jelasnya.

Dia berharap, aparat kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku. 

“Kami harap, aparat kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” sebutnya. 

Supaya, sambung dia, wilayah Kabupaten Tambrauw kembali aman dan kondusif serta nyaman untuk masyarakat beraktivitas.

“Kalau wilayah Tambrauw aman dan kondusif, masyarakat juga merasa nyaman dalam beraktivitas,” tuntasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button