BPD HIPMI Papua Barat Daya Dikukuhkan, Rob R. Kardinal Jabat Ketum

Kapabar – Ketua Umum (Ketum) BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Akbar Himawan Buchari secara resmi mengukuhkan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Provinsi Papua Barat Daya masa bakti 2026-2029 di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Sabtu 7 Februari 2026, malam.
Pengukuhan yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) BPP HIPMI Nomor:132/Kep/Sek/BPP/2/2026 tentang pengesahan susunan fungsionaris BPD HIPMI Provinsi Papua Barat Daya tersebut, Rob Raffael Kardinal terpilih sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat Daya.
Ketum HIPMI, Akbar Himawan Buchari atau akrab disapa AHB mengatakan bahwa, Papua Barat Daya merupakan provinsi terakhir di Tanah Papua yang dimekarkan oleh BPP HIPMI melalui pengukuhan BPD HIPMI Papua Barat Daya.
“Ini merupakan provinsi terakhir di Papua yang kami mekarkan, sesuai dengan janji kami saat Munas HIPMI di Solo tahun 2022 lalu. Karena amanat Munas waktu itu ialah memekarkan 4 provinsi baru di Papua,” kata AHB.
Menurut AHB, BPD HIPMI Papua Barat Daya tidak salah dalam memilih ketua umum. Karena, AHB menilai, Rob Raffael Kardinal merupakan sosok pemimpin muda yang memiliki gagasan dan ide cemerlang.
“Saudara Rob Kardinal datang ke sini bukan ingin merepotkan pemerintah apalagi merecoki APBD. Tetapi, dia ingin menghadirkan investasi yang dibawa dari luar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap AHB.
Dia berharap, melalui wadah HIPMI, dapat menjawab tantangan yang ada dengan terus menggali potensi di daerah dan mengelolanya secara baik dan benar.
“Potensi sumber daya alam (SDA) di daerah harus kita kelola dengan baik. Dan, paling penting bagaimana teman-teman HIPMI memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya yang ada di sini,” katanya.
Ia juga berpesan, momentum pengukuhan itu menjadi kebangkitan awal HIPMI Papua Barat Daya. Sehingga, kedepannya dapat menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah dan berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian daerah.
“Selamat bertugas bagi rekan-rekan yang baru dikukuhkan. Jalankan roda organisasi dengan melakukan konsolidasi organisasi sampai ke tingkat daerah, kabupaten-kota dan laksanakan program kerja seusai dengan amanat AD/RT dan peraturan organisasi HIPMI,” tuntasnya.
Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat Daya, Rob Raffael Kardinal mengatakan bahwa, mengemban jabatan sebagai Ketua Umum HIPMI Papua Barat Daya bukan semata-mata membuatnya ingin menggarap proyek di provinsi termuda di Indonesia itu.
“Saya tidak akan sentuh proyek pemerintah di Papua Barat Daya. Sebab, saya akan membawa investasi dari luar kesini guna memajukan roda perekonomian daerah,” tegas Raffael.
Menurut Raffael, terdapat sejumlah sektor yang sangat potensial jika digarap secara bersama dan berkolaborasi, yakni sektor kehutanan, perikanan dan pertanian.
“Hal ini, selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo tentang swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru,” urai Raffael.
Raffael juga menambahkan, berdasarkan data, pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya berada di angka 4,82 persen.
“Semoga, dengan adanya HIPMI, tahun ini kami bisa memberikan kontribusi lebih kepada pemerintah daerah Papua Barat Daya,” tuntasnya.
Pengukuhan ini, tampak dihadiri seluruh pengurus BPD HIPMI Papua Barat Daya, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, Anggota Komisi IV DPR-RI, Robert Joppy Kardinal, Ketua DPRP Papua Barat Daya, Ortis Sagrim, Ketua DPRK Kota Sorong, Jhon Lewerissa, unsur TNI, Polri, Insan Pers dan tamu undangan lainnya. *RON
