Terkini

Asosiasi Nusantara UMKM Papua Barat Daya Dilantik, Jhony Dawan Jabat Ketum

Kapabar – Badan Pengurus Asosiasi Nusantara Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Papua Barat Daya periode 2025-2030 resmi dilantik ditandai dengan pembacaan sumpah janji pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Nusantara UMKM Papua Barat Daya, Jhony Weinand Dawan.

Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Grha Yabsira yang berlokasi di Jalan Madukoro, Klasaman, Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat Daya pada Rabu 17 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Jhony Weinand Dawan mengatakan bahwa, Papua Barat Daya dianugerahi kekayaan alam dan budaya yang sangat luar biasa yang menjadi modal utama bagi pelaku UMKM.

“Namun, potensi kekayaan alam dan budaya saja tidak cukup. Karena di dunia UMKM dibutuhkan sinergi, inovasi, keberanian untuk naik kelas serta merdeka,” ujar Jhony.

Jhony menyebutkan, melalui asosiasi yang dinakhodainya itu memiliki satu visi tunggal yakni menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang berdaya saing global berbasis kearifan lokal.

“Dan kami hadir sebagai mitra pemerintah daerah. Bahkan, kami menyatakan kesiapan memajukan UMKM sebagai pionir kebangkitan perekonomian masyarakat, menjadi pelaku wirausaha mandiri untuk menuju tingkat internasional,” tegas Jhony.

Jhony juga menekankan, kepada seluruh jajaran badan pengurus yang baru saja dilantik untuk :

1. Menjadi jembatan antara pelaku UMKM dengan pemerintah, perbankan dan pasar yang lebih luas. Kegiatan yang dimaksud, berfokus pada pendampingan legalitas, perizinan dan akses pembiayaan.

2. Mendorong pelaku UMKM untuk melek dengan dunia digital serta meningkatkan kualitas produk dan mengedepankan aspek keberlanjutan produk harus menjadi primadona baik di dalam negeri maupun pasar internasional.

3. Perkuat kolaborasi dengan merangkul semua pihak mulai dari tokoh adat, akademisi, media, BUMN dan BUMD. Pasalnya, hanya dengan kolaborasi dapat mewujudkan ekosistem UMKM yang kokoh.

“Tanggung jawab yang kita emban ini memang berat, namun mulia. Mari kita semua bekerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas demi kemajuan UMKM di Papua Barat Daya,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Papua Barat Daya, Jhoni Way menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pelaku UMKM di Papua Barat Daya.

“Saya patut memberikan apresiasi. Karena, pelaku UMKM disini mempunyai semangat, produk bahkan kemasan yang tidak kalah dengan daerah lain di Papua,” ungkap Jhoni Way.

Jhoni Way juga berharap, asosiasi yang baru terbentuk secara resmi itu menjadi wadah bagi seluruh pelaku UMKM di Papua Barat Daya.

“Dari wadah ini, UMKM yang mau naik tingkat atau kelas, semuanya dari sini,” tegas Jhoni Way.

Jhoni juga meminta agar perbankan turut berpartisipasi memberikan modal atau kredit bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

“Keterlibatan perbankan dalam memberikan modal atau kredit bagi pelaku UMKM itu penting, agar dapat mengembangkan usahanya,” tambahnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button