Melalui Program MLT, BPJS Ketenagakerjaan Wujudkan Impian Peserta Miliki Rumah

Kapabar – Melalui program Manfaat Layanan Tambahan (MLT), BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sorong berhasil mewujudkan impian miliki rumah bagi salah seorang karyawan PT Saga Retailindo yang juga peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan total Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rp 270.000.000.
Dalam program MLT itu, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sorong bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Sorong dan PT Berkah Omega Sejahtera (Pratama Land).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sorong, Iguh Bimantoroyudo mengatakan, program MLT diberikan kepada pekerja yang terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan program Jaminan Hari Tua (JHT) untuk memiliki rumah sendiri.
“Program MLT ini ialah layanan tambahan untuk peserta program JHT berupa fasilitas pembiayaan perumahan serta manfaat lainnya,” kata Iguh kepada wartawan usai penyerahan program MLT secara simbolis di Marina Resto, Rabu 3 September 2025, malam.
Iguh merincikan, adapun persyaratan mendapatkan fasilitas tersebut, yakni merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan penerima upah, terdaftar sebagai peserta program JHT minimal satu tahun, perusahaan tempat bekerja tertib administrasi kepesertaan dan pembayaran iuran, dan bukan perusahaan daftar sebagian (PDS) upah/tenaga kerja/program.
“Persyaratan lainnya, yakni belum memiliki rumah sendiri yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai cukup dari peserta, peserta aktif membayar iuran, telah mendapatkan persetujuan dari BPJS Ketenagakerjaan terkait persyaratan kepesertaan, dan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku pada bank penyalur dan Orotitas Jasa Keuangan (OJK),” sambung Iguh.
Lebih lanjut Iguh menerangkan, program MLT juga memberikan peluang kepada peserta untuk mendapatkan manfaat berupa Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) dan Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja/Kredit Konstruksi (FPPP/KK).
“Semoga, program MLT ini dapat menambah kemudahan dan dimanfaatkan secara maksmimal oleh seluruh peserta yang sesuai dengan kriteria,” tuntasnya.
Kepala BTN Cabang Sorong, Daud Baab mengatakan bahwa, melalui program MLT ini, peserta BPJS Ketenagakerjaan atau user dapat memiliki rumah sendiri.
“Kalau sebelumnya tinggal di rumah sewa, kini bisa memiliki rumah sendiri lewat program MLT. Jadi, uang yang biasanya untuk bayar sewa rumah, sekarang bisa dialihkan untuk pembayaran angsuran rumah,” ungkap Daud.
Dari sisi bunga angsuran, sambung Daud, relatif lebih stabil karena mengacu pada suku bunga Bank Indonesia (BI) plus 3.
“Selama ini, bunga angsuran relatif lebih stabil. Perubahan bunga disesuaikan setahun kemudian, setelah ulang tahun kredit,” ujar Daud.
Komisaris PT Berkah Omega Sejahtera (Pratama Land), Afrizal menambahkan, dalam program MLT itu, user yang ingin memiliki rumah tidak dikenakan biaya uang muka atau DP.
“Ini murni tanpa DP. Di Pratama Land sendiri, kami menyediakan rumah sesuai request dari user atau sesuai dengan kemampuan. Itulah yang membedakan kami dengan developer lainnya,” terang Afrizal.
Dikatakan Afrizal, dengan plafon kredit Rp 270 juta dalam program MLT itu, user akan mendapatkan rumah Tipe 42.
“Tipe 42 ini sangat menarik jika dibandingkan dengan rumah subsidi yang dipasarkan dengan kisaran harga Rp 240 juta. Ada selisih Rp 30 juta, namun secara tipe dan material yang digunakan jelas berbeda,” sebut Afrizal.
Selain itu, lanjut Afrizal, Pratama Land berada di lokasi yang cukup strategis yakni di Jalan Rambutan Jalur Bali, Aimas Unit 1, Kabupaten Sorong.
“Jadi, walaupun dengan harga subsidi, user bisa mendapat rumah dengan kualitas komersil,” katanya berpromosi. *RON
