Ekonomi Bisnis

10 dan 20 Januari, Garuda Buka Extra Flight Rute Jakarta-Sorong-Jakarta

Kapabar – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Sorong sebagai maskapai nasional terkemuka membuka extra flight pada tanggal 10 dan 20 Januari 2024 untuk rute penerbangan Jakarta-Sorong-Jakarta.

General Manager (GM) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Sorong Innu Al-Kautsar mengatakan, dibukanya extra flight untuk rute Jakarta-Sorong-Jakarta itu karena selalu penuh dengan penumpang wisatawan domestik ataupun mancanegara.

“Pertama, tanggal 6 Januari. Lalu kami ada lagi extra flight pada tanggal 10 dan 20 Januari 2024. Hal ini, sejalan dengan perkembangan Kota Sorong dari sektor pariwisata ataupun bisnis,” kata Innu kepada Kapabar, Minggu (7/1).

Sementara itu, Siswa Management Development Program PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Amaranila Nariswari menyampaikan untuk extra flight itu nantinya akan menggunakan pesawat Boeing 737 NG dengan kapasitas 150 kursi Ekonomi dan 12 kursi Bisnis.

“Secara jadwal penerbangan, dari Jakarta-Sorong berangkat pukul 02.00 WIB dan tiba di Sorong pukul 08.05 WIT. Sedangkan dari Sorong-Jakarta berangkat pukul 10.05 WIT dan tiba di Jakarta pukul 12.00 WIB,” jelas Amaranila.

Amaranila berharap, dengan dibukanya extra flight itu dapat meningkatkan konektivitas dari masyarakat yang ingin melakukan kegiatan di Jakarta dan Sorong.

“Misalnya wisatawan asing yang pergi ke Sorong ingin melanjutkan ke Raja Ampat sebagai tempat wisata. Begitupun masyarakat Sorong yang pergi ke Jakarta untuk pergi ke tempat-tempat lainnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Siswa Management Development Program PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Rheinata Saskya Azizah Djohan menambahkan, dari penerbangan sebelumnya pada 6 Januari lalu terbilang penuh dengan penumpang, sehingga kembali membuka extra flight.

“Untuk rute Jakarta-Sorong, kami akan menempuh dengan waktu sekitar 4 jam 5 menit. Lalu, rute Sorong-Jakarta ditempuh dengan waktu sekitar 3 jam 55 menit. Untuk extra flight, kami memberikan harga promo dari harga normal Rp 4 jutaan, menjadi Rp 3,3 jutaan. Ini kuotanya terbatas, sehingga harapan kami masyarakat terbang dengan harga terjangkau,” pungkasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button