Terkini

SKK Migas-LPDS Adakan Pelatihan Jurnalistik, Diikuti 40 Wartawan di PBD

Kapabar – Sebanyak 40 wartawan di Papua Barat Daya (PBD) mengikuti Pelatihan Jurnalistik Hulu Migas yang diadakan oleh SKK Migas & Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Papua dan Maluku (Pamalu) bersama Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) di Vega Prime Hotel Sorong, Senin (6/11).

Kepala Departement Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Pamalu Galih W. Agusetiawan mengatakan, dalam Pelatihan Jurnalistik itu secara garis besar topik yang diangkat adalah tentang Kode Etik Jurnalistik sebagai pertanggungjawaban moral sebagai wartawan.

“Selain itu, dalam kegiatan ini kami juga mengangkat topik menulis berita feature tentang kemanusiaan. Lalu, tentang menulis berita siber menjadi penting untuk terus dikembangkan, siapa tahu ada metode-metode terbaru yang dari pengalaman rekan-rekan,” ujar Galih.

Dikatakan Galih, saat ini Indonesia masih dalam situasi emergency terkait dengan ketahanan energi, dimana tantangan geopolitik terjadinya perang di Palestina dan Ukraina menjadi penentu keberlangsungan setiap negara yang ada termasuk Indonesia.

“Bahkan, terkait inflasi yang terus-menerus tinggi akibat terjadinya gangguan geo politik itu menyebabkan krisis perbankan yang berpeluang menaikkan suku bunga,” ungkap Galih.

Diakui Galih, dalam tahun 2023 ini Indonesia mempunyai rencana melakukan pengeboran sebanyak 991 sumur minyak, namun hingga Juli 2023, baru tercapai 354 sumur minyak.

“Karena faktor yang terpenting adalah perizinan dan pertanahannya yang belum terselesaikan. Ini menjadi kendala, hanya kami sangat yakin nanti ada beberapa insentif non fiskal yang akan diberikan pemerintah provinsi masing-masing guna mempercepat kegiatan ini,” terang Galih.

Menurut Galih, nantinya pelatihan itu akan dilakukan di Papua Barat dan Maluku dengan total slot 220 serta yang terdaftar 206 wartawan secara offline dan online.

“Nanti akan ada tambahan mahasiswa-mahasiswi yang ingin berpartisipasi untuk ikut dalam mengikuti pelatihan jurnalistik,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LPDS Kristanto Hartadi menyambut baik Pelatihan Jurnalistik Hulu Migas di wilayah Papua dan Maluku itu.

“Tentu saja, kami juga memikirkan bagaimana agar pelatihan ini juga mampu menjawab kebutuhan teman-teman wartawan di Papua Barat Daya, sehingga kami berusaha menyelesaikan materi yang akan disampaikan nanti,” terang Kristanto.

Menurut Kristanto, LPDS juga akan memberikan pendampingan secara singkat guna membantu meningkatkan kemampuan wartawan.

“Bukan hanya mendengarkan, tapi teman-teman juga bisa aktif berdialog, berdiskusi dan berinteraksi para pengajar LPDS. Karena tantangan kita semakin berat kedepannya, oleh sebab itu peningkatan kapasitas semoga dapat membantu menjadi lebih baik,” tuntasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button