Terkini

Wali Kota Sorong Ditantang Tutup Double O

Kapabar –  Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PDIP Kota Sorong, Yoseph Titirlolobi menantang Wali Kota Sorong, Drs Ec Lambert Jitmau untuk menutup Tempat Hiburan Malam (THM) Double O, yang diyakini masih beroperasi di bulan suci Ramadhan.

“Sampai saat ini mereka masih beroperasi loh, malam minggu itu malahan bisa sampai 100 atau 200 orang di dalam. Dan itu sendiri mereka akui waktu di persidangan kemarin, kalau mereka masih beropesi termasuk di malam minggu,” sesal Yoseph yang ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (24/4).
Yoseph juga menyesalkan tindakan dari pihak Double O yang tidak menaati edaran Pemerintah Kota Sorong terakait protokol kesehatan, yang sampai saat ini pun belum dicabut masa berlakunya. 
 
“Bagaimana mau taati protokol kesehatan kalau dalam 1 ruangan itu ada banyak orang, tempat-tempat seperti ini yang Covid-19 punya suka-suka sudah. Lagian pemerintah juga sebenarnya belum memperbolehkan THM seperti ini untuk beroperasi. Belum lagi suara musik dari mereka yang saya yakin sangat mengganggu saudara-saudara muslim yang sedang makan sahur,” kesal Yoseph. 
 
Karena alasan tadi, Yoseph menantang Wali Kota Sorong untuk menutup Double O, sampai bulan Ramadhan usai dan Covid-19 benar-benar hilang dari Indonesia terlebih khusus Kota Sorong. 
 
“Wali kota tidak berani tutup Double O alasannya apa? pajak yang mereka kasih ke Kota Sorong besar? Saya yakin pajak yang mereka kasih tidak sebesar pelaku-pelaku usaha di Jakarta, yang sampai ditangkap karena melanggar aturan protokolo kesehatan. Jadi saya rasa tidak ada alasan lah untuk membiarkan Double O tetap eksis di bulan Ramadhan dan masa pandemi Covid-19 ini,” tukas Yoseph.*HMF
Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds