Kapabar – Dengan kawalan ketat aparat keamanan, vaksin Sinovac yang sebelumnya diterbangkan dari Manokwari, akhirnya tiba di Kota Sorong, Kamis (14/1).
Berdasarkan pantauan Kapabar, setibanya di Bandara Domine Eduard Osok, vaksin yang diketahui dapat menangkal virus COVID-19 tersebut langsung dibawa dan disimpan di Gudang Farmasi Kota Sorong yang beralamat di Jalan Malibela, Kilometer 11.
Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muhammad Tawakal, mengatakan pengiriman vaksin Sinovac akan dilakukan secara bertahap. Dimana pada tahap pertama atau hari ini, Kamis (14/1) sambung Tawakal, Kota Sorong mendapat 2600 dosis vaksin Sinovac.
“Sesuai dengan Dinas Kesehatan Papua Barat, Kota Sorong untuk tahap pertamanya mendapat 2600 dosis, Manokwari Selatan 360 dosis, dan Manokwari 4200 dosis. Memang saat ini baru 3 daerah yang dikirimi vaksin Sinovac ini, untuk daerah lain kami masih menunggu petunjuk selanjutnya,” jelas Tawakal.
Baru tibanya vaksin di Kota Sorong, tidak ditampik Tawakal akan membuat jadwal vaksinasi diundur. “Sesuai arahan wali kota tadi sepertinya akan dimundur ke awal Februari yah. Kalau di Manokwari, vaksin asinya sudah dilakukan hari ini,” terang Tawakal di Gudang Farmasi Kota Sorong, Kamis (14/1).
Disinggung soal tidak dibawanya vaksin dengan menggunakan tempat pendingin atau cooler, Tawakal beralasan suhu di dalam mobil ketika vaksin di bawa ke gudang farmasi, masih sesuai dengan standard suhu bertahannya vaksin Sinovac. Bahkan menurut Tawakal, suhu Gudang Farmasi Kota Sorong yang menjadi tempat disimpannya vaksin Sinovac sesuai dengan standard yang ada.
Di akhir wawancaranya, Tawakal berharap Pemerintah Kota Sorong dapat membuat aturan dan menjalankannya sesuai dengan yang telah ditentukan oleh Satker Pusat, sehingga proses vaksinasi bisa berjalan.
Sementara itu Wali Kota Sorong, Drs Ec Lambert Jitmau mengatakan dirinya siap disuntik vaksin, asalkan sesuai dengan rekomendasi tenaga kesehatan.
“Saya siap divaksin, tapi kalau dari orang kesehatan bilang tidak bisa? Yah saya ikut kata dokter,” kata wali kota di Gudang Farmasi Kota Sorong, Kamis (14/1).
Wali kota juga membenarkan bahwa vaksinasi tidak bisa dilakukan besok, mengingat vaksin Sinovac yang baru saja tiba di Kota Sorong.
“Hari ini Terima langsung bagi besok bagaimana? Berikan waktu kepada tenaga medis atau dan OPD teknis untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang menyangkut vaksin ini, termasuk sosialisasi, pendaftaran peserta yang siap divaksin, dan screening untuk menentukan siapa yang layak dan memenuhi syarat untuk. Jadi tidak bisa dipaksa, karena berbahaya juga,” tuntas wali kota.*HMF
