Dinkes Kota Sorong Paparkan Capaian Imunisasi Difteri dan Campak

Kapabar – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jeny Isir memaparkan sasaran imunisasi difteri di Kota Sorong mencapai 44.277 anak usia dua bulan hingga 10 tahun.
“Namun, hingga 12 Mei 2026, capaian imunisasi difteri berjumlah 2.999 anak,” kata Jeny Isir di kantornya Jalan Jenderal Sudirman, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu 13 Mei 2026.
Jeny Isir menyebutkan, sementara itu, sasaran imunisasi campak berjumlah 28.176 anak dengan cakupan sementara sebanyak 395 anak.
“Langkah imunisasi massal dilakukan karena terjadi peningkatan kasus campak secara nasional, termasuk di Kota Sorong,” ungkap Jeny Isir.
Menurut Jeny, sesuai kriteria kejadian luar biasa (KLB), satu kasus positif difteri sudah dapat ditetapkan sebagai KLB sehingga Pemerintah Kota Sorong mengeluarkan surat keputusan wali kota tentang penetapan status KLB difteri dan peningkatan kasus campak di daerah itu.
“Berdasarkan SK tersebut, kami melakukan launching imunisasi massal pada April 2026 dan saat ini pelaksanaan imunisasi masih terus berjalan,” kata Jeny.
Jeny mengatakan imunisasi difteri dilakukan dalam tiga tahap atau tiga dosis. Dosis pertama diberikan pada April, dosis kedua pada Mei, dan dosis ketiga dijadwalkan pada Oktober 2026.
“Jarak antara dosis pertama dan kedua adalah satu bulan, kemudian dilanjutkan dosis ketiga pada Oktober,” ujarnya.
Ia menambahkan pelayanan imunisasi dilakukan melalui puskesmas, posyandu, sekolah-sekolah, hingga tempat umum seperti pusat perbelanjaan dan taman kota guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
“Tim imunisasi sudah dibentuk di setiap puskesmas sehingga pelayanan bisa menjangkau seluruh anak sasaran di Kota Sorong,” katanya. *RON
