Terkini

Lewat Forum Silaturahmi, SKK Migas Pamalu-KKKS Perkuat Sinergi Hulu Migas di Papua Barat Daya

Kapabar – SKK Migas Papua-Maluku bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Papua Barat Daya menggelar Forum Silaturahmi Penguatan Strategi Kerja dan Budaya Organisasi di industri hulu migas yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama (bukber). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Oksigen, Kota Sorong, Jumat 6 Maret 2026.

Dalam forum ini, tampak dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, TNI–Polri, pelaku industri hulu migas, serta insan media di wilayah Provinsi Papua Barat Daya.

Kepala SKK Migas Perwakilan Wilayah Papua dan Maluku (Pamalu), Mardianto, menyampaikan bahwa forum silaturahmi ini memiliki makna penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan di sektor industri hulu migas.

Menurut Mardianto, industri hulu migas tidak dapat berjalan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, pelaku industri, hingga media dan masyarakat.

“Industri hulu migas membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku industri, media, serta masyarakat agar operasional dapat berjalan dengan baik dan investasi tetap terjaga,” terang Mardianto.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, unsur TNI–Polri, serta insan pers yang selama ini turut mendukung kelancaran operasional industri hulu migas sekaligus menjaga citra positif investasi di sektor energi tersebut.

Dia menambahkan, momentum bulan suci Ramadan menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat kebersamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai positif seperti kesabaran, kejujuran, pengendalian diri, serta kepedulian terhadap sesama.

Nilai-nilai tersebut, lanjut dia, sangat relevan untuk diterapkan dalam dunia kerja, khususnya dalam membangun budaya organisasi yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta transparansi dalam pengelolaan industri hulu migas.

“Semangat kebersamaan yang terbangun dalam forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pihak sehingga operasional industri hulu migas berjalan lancar, mendukung ketahanan energi nasional serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Yakob Kareth, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, SKK Migas, pelaku industri, aparat keamanan, serta media sebagai mitra strategis pembangunan.

Menurutnya, forum silaturahmi seperti ini tidak hanya mempererat hubungan di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kesamaan persepsi serta memperkuat koordinasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Yakob Kareth menjelaskan bahwa industri hulu migas merupakan sektor strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional maupun daerah. Bagi Provinsi Papua Barat Daya, sektor ini tidak hanya berperan sebagai sumber energi nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

“Keberadaan industri hulu migas juga menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. *RON 

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa pengelolaan sektor ini memerlukan strategi kerja yang terarah, tata kelola yang baik, serta budaya organisasi yang transparan, profesional, dan berintegritas.

 

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kata dia, berkomitmen untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan berkelanjutan agar kegiatan industri hulu migas dapat berjalan optimal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.

 

“Pemerintah berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Papua Barat Daya dapat terus menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk dalam pengembangan masyarakat lokal serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” harapanya.

 

Selain itu, Yakob Kareth turut memberikan apresiasi kepada TNI–Polri yang selama ini menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat Daya sehingga aktivitas pembangunan dan investasi dapat berjalan dengan baik.

 

Apresiasi juga disampaikan kepada rekan-rekan media yang dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara objektif kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

 

“Melalui forum ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun sinergi, kepercayaan, dan kolaborasi demi mendukung kemajuan sektor energi serta pembangunan Provinsi Papua Barat Daya,” pungkasnya.

Kegiatan forum silaturahmi tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta pembagian doorprize berupa kipas angin. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh peserta yang hadir. *RON 

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button