Pasca Kericuhan, Warga Gotong Royong Bersihkan Sampah di Jalan

Kapabar – Pasca kericuhan di Kota Sorong, Papua Barat Daya, warga dan aparat gabungan TNI-Polri bergotong royong melakukan pembersihan sampah pecahan kaca, kayu, kawat hingga ban bekas yang berserakan di sejumlah ruas jalan.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan untuk memulihkan kondisi Kota Sorong yang sempat porak-poranda akibat kericuhan massa, serta membuka kembali fasilitas umum yang sempat ditutup.
Aksi Bersih-bersih dilakukan di titik -titik aksi demo yakni Jalan Jenderal Ahmad Yani Kompleks Sorpus dan Kompleks Yohan serta Jalan F Kalasuat Kompleks Malanu, dan Kompleks Perkantoran Walikota Sorong dan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Sabtu 30 Agustus 2025, pagi.
Aksi Bersih-bersih ini melibatkan pemuda,remaja, ibu-ibu dan bapak-bapak yang juga terlibat aksi demonstrasi di Kota Sorong selama tiga hari berturut-turut.
Seorang warga komplek Yohan, Ester Rumbino menyatakan, mereka turun bersihkan jalan di kompleks mereka atas kemauan sendiri.
“Kami warga kompleks ini kerjasama (gotong royong,red) membersihkan kompleks ini karena ini jalan umum, jalan utama. Kita tidak mau orang terganggu lagi. Makanya kita bersihkan, buka palang biar orang lewat, mobil lewat,” ujar Ester Rumbino mewakili sesama warga yang melakukan pembersihan di kompleks Yohan.
Ester berharap kota Sorong kembali aman dan kondusif sehingga warga bisa melakukan aktivitasnya dengan lancar dan damai.
“Saya harap, Kota Sorong kembali aman, agar warga dapat beraktivitas sehari-hari dengan lancar dan damai,” timpalnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah massa melakukan aksi unjuk rasa di Mapolresta Sorong Kota menolak pemindahan empat orang tahanan politik kasus dugaan makar berinisial AGG, PR, MS dan NM dari Kota Sorong menuju Kota Makassar, untuk diadili disana. *RON
