13 Ruangan Kantor Sekretariat DPRP PBD Digeledah Penyidik Tipidkor

Kapabar – Penyidik Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya melakukan penggeledahan di Kantor Sekretariat DPRP Papua Barat Daya yang terletak di Jalan Pendidikan, Km.8, Kota Sorong, Kamis 30 Juli 2026, malam.
Penggeledahan dipimpin Kanit 1 Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya, Iptu Ihot R.P. Tampubolon tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat DPRD Papua Barat Daya Tahun Anggaran 2024.
Penggeledahan dilakukan setelah penyidik meningkatkan status penanganan perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Kasus tersebut sebelumnya telah diumumkan dalam konferensi pers Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya dengan estimasi kerugian negara mencapai sekitar Rp6,5 miliar.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Iwan P. Manurung, melalui PS Kanit 1 Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya, Iptu Ihot R.P. Tampubolon, mengatakan penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam proses pembuktian.
“Kami melakukan penggeledahan di Kantor Sekretariat DPRP Papua Barat Daya sebagai tindak lanjut dari proses penyidikan yang telah diumumkan pada Senin lalu. Ada sejumlah dokumen yang kami cari sehingga upaya paksa berupa penggeledahan dilakukan malam ini,” ujar Ihot Tampubolon kepada wartawan.
Ihot menjelaskan, nilai kerugian negara yang saat ini disampaikan masih bersifat sementara, yakni sekitar Rp6,5 miliar. Besaran kerugian yang pasti masih menunggu hasil perhitungan resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Perkiraan kerugian negara sementara sekitar Rp6,5 miliar. Untuk angka pastinya kami masih menunggu hasil audit dari BPK,” terang Ihot.
Menurut Ihot, proses penyidikan masih terus berjalan dan masih memerlukan pendalaman terhadap sejumlah dokumen serta pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyasar sebanyak 13 ruangan di lingkungan Sekretariat DPRP Papua Barat Daya yang terdiri dari ruangan sekretaris dewan, ruangan subbagian, ruangan staf dan ruangan ketua DPRP.
“Yang kami geledah tadi ada 13 ruangan, mulai dari ruang sekretaris dewan, ruang subbagian, ruang staf, hingga ruangan ketua,” rincinya. *RON
