Terkini

Operasi Ketupat Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Kerahkan 442 Personel Polri 

23 Pos Pengamanan Disiapkan di Berbagai Lokasi Strategis

Kapabar – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat (KETUPAT) Dofior 2026 yang dipimpin langsung Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo di Alun Alun Aimas, Kabupaten Sorong, Kamis 12 Maret 2026, sore. 

Operasi tersebut dilaksanakan dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Provinsi Papua Barat Daya. Hal ini disampaikan Kapolda saat konferensi pers kepada awak media usai apel gelar pasukan.

Kapolda menjelaskan, Operasi Ketupat Dofior 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi ini, Polda Papua Barat Daya mengerahkan 442 personel Polri yang akan bertugas melakukan pengamanan di berbagai titik strategis.

Selain personel Polri, operasi ini juga melibatkan 293 personel dari instansi terkait, antara lain unsur TNI, Satpol PP, serta berbagai pihak lainnya yang turut membantu pengamanan selama masa libur Lebaran.

“Selain personel yang bertugas langsung di lapangan, kami juga menyiapkan pasukan cadangan atau siaga untuk mengantisipasi situasi yang membutuhkan penanganan cepat,” ujar Kapolda.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya juga menyiapkan 23 pos pelayanan dan pengamanan yang akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis. Pos-pos tersebut terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu.

Lokasi penempatan pos difokuskan pada titik-titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian masyarakat, seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, rumah ibadah, serta jalur transportasi darat, laut, dan udara.

Kapolda juga memastikan bahwa kondisi ketersediaan bahan pokok di Papua Barat Daya dalam keadaan aman dan mencukupi. Hal ini berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral yang telah dilaksanakan sebelumnya bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Kami mendapat informasi dari dinas terkait bahwa untuk kebutuhan bahan pokok masyarakat masih dalam kondisi cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam menyambut hari raya Idul Fitri,” jelasnya.

Selain itu, Kapolda juga menyampaikan bahwa jalur transportasi darat, laut, maupun udara di wilayah Papua Barat Daya secara umum dalam kondisi baik dan siap melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.

Polda Papua Barat Daya berharap melalui Operasi Ketupat Dofior 2026, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Idul Fitri dapat tetap terjaga sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar. *RON 

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button