Dilantik, Sahbudin Pimpin PERCASI Kota Sorong

Kapabar – Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Sorong masa bakti 2026-2030 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Harian PERCASI Papua Barat Daya, Sarifudin, SE di Hangout Avenue Jalan Sungai Maruni, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu 14 Februari 2026.
Dalam pelantikan Pengurus PERCASI Kota Sorong yang disaksikan langsung oleh Walikota Sorong, Septinus Lobat didampingi Ketua PKK Kota Sorong, Jemima Elisabeth tersebut, Sahbudin, S.Pd., MM diberikan mandat sebagai Ketua PERCASI Kota Sorong.
Dalam sambutannya, Sahbudin mengatakan, dalam kesempatan tersebut, usai dilantik dirinya dan Pengurus PERCASI Kota Sorong langsung “tancap gas’ dengan menggelar kegiatan Kejuaraan Catur Walikota CUP 1 tahun 2026 bagi masyarakat.
“Kejuaraan ini, baru sehari kami buka pendaftaran dan langsung mendapatkan antusiasme yang besar dari masyarakat. Karena peserta yang datang mendaftar hampir 150 orang,” kata Sahbudin.
Dikatakan Sahbudin, melihat antusiasme yang cukup besar dari masyarakat dirinya berencana membuka sekolah catur di Kota Sorong pada tahun 2027.
“Karena antusiasme cukup besar, saya punya ide untuk membuka sekolah catur di Kota Sorong di tahun depan,” ungkap Sahbudin.
Dia menyebutkan, alasan ingin membuka sekolah catur, karena di Kota Sorong memiliki banyak pemain catur yang mempunyai gelar master dalam berbagai ajang kejuaraan catur.
“Sehingga tidak menutup kemungkinan. Dalam waktu lima tahun anak ini kita bina, bisa melahirkan dan mencetak pemain-pemain catur yang profesional,” ungkapnya.
Terakhir, sambungnya, untuk mewujudkan rencana pembukaan sekolah catur itu, ia memohon dukungan dan support dari pemerintah daerah dan pihak terkait.
“Mohon dukungan dan supportnya untuk kami bisa membuka sekolah catur ini. Semoga, dengan adanya sekolah catur itu nantinya dapat memberikan manfaat luas khususnya bagi generasi muda Kota Sorong,” pungkasnya.
Ketua Harian PERCASI Provinsi Papua Barat Daya, Sarifudin mengatakan bahwa, Kota Sorong merupakan barometer permainan catur se-Tanah Papua.
“Kita patut bangga karena Kota Sorong merupakan barometer permainan catur se-Tanah Papua. Itu artinya, disini banyak pemain-pemain catur yang berbakat dan berprestasi,” kata Sarifudin.
Sarifudin menjelaskan, bagi seseorang yang hobi bermain catur di masa tuanya tidak terkena penyakit pikun atau pelupa.
“Ini berdasarkan penelitian sejumlah dokter ahli di Amerika, kalau orang yang hobi main catur di masa tuanya tidak terkena penyakit pikun,” ungkap Sarifudin.
Sarifudin juga menambahkan, olahraga catur juga identik dengan politik. Karena, keduanya merupakan permainan strategi, taktik, dan manipulasi kekuatan untuk mencapai kekuasaan atau kemenangan (skakmat).
“Politisi juga sering bertindak layaknya pemain catur yang mengatur bidak (posisi strategis), bernegosiasi, atau mengorbankan pion demi tujuan akhir, seringkali dalam situasi pemilihan umum atau negosiasi kebijakan,” pungkasnya. *RON
