220 Calon Jemaah Haji Kota Sorong Ikuti Kegiatan Manasik Haji


Kapabar – Sebanyak 220 calon jamaah haji Kota Sorong tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi mengikuti kegiatan manasik haji yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Sorong, Selasa 10 Februari 2026.
220 calon jamaah haji Kota Sorong tersebut meliputi jamaah urutan porsi, jamaah lansia, jamaah termuda dan jamaah mutasi.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Sorong, Rajap Kasira mengatakan bahwa, tujuan dilaksanakannya pembinaan manasik haji bagi calon jamaah haji untuk memberikan bekal tentang ilmu manasik haji.
“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan guna menambah ilmu pengetahuan lain yang berkaitan dengan bimbingan perjalanan jemaah haji dan bimbingan ibadah haji dengan harapan menjadi haji yang mandiri dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Air dan di Tanah Suci,” kata Rajap.
Menurut Rajap, kegiatan pembinaan manasik haji akan dilaksanakan sebanyak 5 kali. Dimana, satu kali dilakukan di tingkat Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Sorong dan empat kali dilakukan di tingkat kecamatan atau distrik se-Kota Sorong.
“Materinya tentang kebijakan pemerintah Indonesia yang berkaitan dengan penyelenggaraa ibadah haji, kebijakan pelayanan kesehatan haji, alur perjalanan ibadah haji serta kebijakan pemerintah terhadap jamaah haji lansia,” ungkap Rajap.
Sementara untuk narasumbernya, sambung Rajap, dalam kegiatan itu menghadirkan narasumber dari Pimpinan Organisasi Masyarakat Islam dan para pemuka agama yang telah melaksanakan ibadah haji, berpengalaman dan telah lulus Sertifikasi Pembimbing Haji.
“Penyelenggaraan kegiatan ini menggunakan anggaran yang bersumber dari RKPAOH Kementerian Haji dan Umrah Tahun Anggaran 2026,” tuntasnya.
Wakil Walikota Sorong, Anshar Karim menyampaikan selamat kepada seluruh calon jemaah haji yang mengikuti kegiatan manasik haji karena telah mendapat panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji.
“Kesempatan ini adalah anugerah yang sangat besar dan tidak semua umat Islam memiliki kesempatan untuk mendapatkannya,” kata Anshar Karim.
Menurut Anshar Karim, ibadah haji bukan hanya ibadah yang memerlukan pemahaman manasik dan kesiapan mental, tetapi juga kebugaran fisik yang prima.
“Sebab, rangkaian ibadah haji melibatkan aktivitas fisik yang cukup berat, seperti berjalan kaki dalam jarak jauh, berdiri lama serta menghadapi kondisi cuaca yang berbeda dengan daerah asal,” pesan Anshar Karim.
Wawali menekankan, kepada seluruh calon jamaah haji agar menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan melaksanakan pola hidup sehat, mengatur pola makan, istirahat yang cukup serta rutin berolahraga.
“Saya berharap, calon jemaah haji dapat mengikuti seluruh kegiatan manasik haji ini dengan sungguh-sungguh, disiplin dan penuh kesabaran. Jadikan kegiatan ini sebagai bekal utama agar mampu melaksanakan ibadah haji secara mandiri, tertib dan sesuai dengan syariat Islam,” tuntasnya. *RON
