Terkini

Pemkot Sorong Salurkan Bantuan Ternak Sapi dan Alsintan kepada OAP

Kapabar – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melalui Dinas Pertanian menyalurkan bantuan ternak sapi kepada Orang Asli Papua yang berada di Kelurahan Giwu, Distrik Sorong Timur dan Kelurahan Klablim, Distrik Klaurung, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Penyaluran bantuan ternak sapi itu secara simbolis dilangsungkan di Kompleks Srahwata, Km.17, Kelurahan Klablim, Distrik Klaurung, Kota Sorong, Jumat 31 Oktober 2025.

Bantuan ternak sapi sebanyak 40 ekor sapi itu disalurkan kepada 6 kelompok tani yang berisikan 15 anggota.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong, Nelwan Edison Hara mengatakan bahwa bantuan ternak sapi kepada OAP itu bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Semoga, dengan adanya penyaluran bantuan ternak ini dapat membantu masyarakat khusus OAP dalam rangka mengembangkan roda perekonomian keluarga,” ujar Nelwan kepada wartawan.

Selain bantuan ternak sapi, kata Nelwan, pihaknya juga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 1 unit handtraktor dan 1 unit handsprayer kepada petani khusus OAP.

“Kami juga berharap dengan adanya bantuan alsintan ini dapat membantu meringankan proses kerja para petani. Sehingga proses budidaya mulai dari pengolahan tanah, menanam hingga memanen dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Walikota Sorong, Septinus Lobat mengatakan, kegiatan penyaluran ternak sapi kepada masyarakat khusus OAP merupakan upaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan dan pemberdayaan.

“Kami terus berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus terhadap pemberdayaan OAP. Bantuan ini, bukan hanya sekedar pemberian bantuan fisik, tetapi juga merupakan bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan ekonomi keluarga, pembentukan usaha berkelanjutan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Septinus Lobat.

Lobat berharap, melalui bantuan itu dapat menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, berdaya saing serta mampu memberikan dampak yang signifikan dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi warga.

“Oleh karena itu, kami tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menyiapkan pendampingan dari tenaga teknis dan penyuluh peternakan sehingga para penerima manfaat dapat memiliki kemampuan dalam mengelola ternak secara baik dan profesional,” sebut Lobat.

Lobat menambahkan, bantuan itu merupakan modal usaha jangka panjang. Oleh sebab itu harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Rawat dan kembangkan ternak sapi ini agar semakin banyak memberikan hasil. Jadikan bantuan ini sebagai langkah awal menuju usaha peternakan yang maju di Kota Sorong,” tuntasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button