Terkini

Road to FESyar, BI Papua Barat Gelar Kegiatan Torang Muamalah 2025

Dorong Perekonomian dan Keuangan Syariah

Kapabar – Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan sejumlah pihak, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Papua Barat menggelar kegiatan Torang Muamalah 2025 di Vega Prime Hotel & Convention Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa 22 Juli 2025.

Kegiatan Torang Muamalah 2025 tersebut merupakan awal dari rangkaian kegiatan FESyar (Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah) khususnya di kawasan Timur Indonesia yang dipusatkan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada 29 Agustus 2025.

Kepala KPw BI Papua Barat, Setian mengatakan bahwa, kegiatan Torang Muamalah ialah wujud nyata bersama pemerintah daerah dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah di Papua Barat maupun Papua Barat Daya.

“Bapak Gubernur BI sering menganalogikan untuk pengembangan ekonomi syariah itu seperti membangun gerbong kereta api. Namun, setelah kita bangun gerbong dengan fasilitas yang lengkap, persoalan yang muncul adalah kita tidak memiliki penumpang,” ungkap Setian.

Oleh karena itu, timpal Setian, amanah dari Gubernur BI agar di daerah bersinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga yang berkaitan dengan ekonomi syariah untuk menciptakan ‘penumpang gerbong kereta api’.

“Caranya dengan mendorong UMKM halal, mendorong juru sembelih halal, mendorong pondok pesantren agar menjadi motor penggerak ekonomi syariah,” ujar Setian.

Menurut Setian, jika pelaku ekonomi syariahnya tidak ada, maka jangan pernah berharap keuangan syariah akan berkembang di sebuah daerah hingga nasional.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak-ibu yang telah berkenan hadir dan bersinergi untuk menciptakan penumpang gerbong kereta api yang telah kami siapkan,” terangnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan Torang Muamalah 2025 itu, sejumlah rangkaian kegiatan akan dilaksanakan didalamnya seperti pameran UMKM, talkshow, business matching, sosialisasi keuangan syariah, halal chef competition dan kegiatan lainnya

“Melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan pemahaman akan ekonomi syariah, sehingga dapat mendorong masyarakat secara luas untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi syariah di Papua Barat maupun Papua Barat Daya,” tuntasnya.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menyebutkan bahwa, kegiatan Torang Muamalah 2025 bentuk ikhtiar oleh BI dengan tujuan memperkuat ekonomi syariah melalui peran UMKM halal dan kemandirian pesantren.

“Hal ini juga bagian dari upaya membangun Tanah Papua, khususnya Papua Barat Daya yang berdaya saing dan bermartabat,” kata Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur juga menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan Torang Muamalah 2025 yang digagas oleh BI Papua Barat.

“Kegiatan ini sangat baik, oleh sebab itu harus kita dukung sepenuhnya, bukan hanya dengan hadir secara seremonial tetapi memberikan komitmen bagi pertumbuhan ekonomi syariah,” ungkap Wakil Gubernur. *RON

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button