Terkini

Tingkatkan Sektor Pariwisata, Kabandara DEO Dorong Pembukaan Rute LBJ-SOQ-LBJ

Kapabar – Dalam upaya meningkatkan sektor pariwisata di Provinsi Papua Barat Daya melalui moda transportasi udara, sejumlah terobosan dan langkah dilakukan oleh Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU UPBU) Domine Eduard Osok (DEO) Sorong.

Hal ini, selaras dengan rencana strategis Dirjen Perhubungan Udara dan sesuai dengan rencana strategi bisnis Bandara DEO Sorong yang nantinya dibangun secara harmonis dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya.

Kepala Bandara DEO Sorong, Cece Tarya menyebutkan, untuk meningkatkan sektor pariwisata di Papua Barat Daya yang memiliki potensi cukup besar dengan adanya Raja Ampat, ia mendorong agar dibukanya rute penerbangan Labuan Bajo-Sorong-Labuan Bajo (LBJ-SOQ-LBJ) direct flight atau penerbangan langsung.

“Pasalnya, selama ini, wisatawan dari Labuan Bajo menuju Sorong via Denpasar dan memakan waktu terbang hingga 4 jam 20 menit dengan ongkos Rp 3,8 juta per orang,” ujar Cece di Kota Sorong, Kamis 8 Mei 2025.

Ada juga, sambung Cece, rute Labuan Bajo menuju Sorong via Surabaya dengan waktu tempuh hingga 6 jam perjalanan. Sementara ongkosnya berkisar diangka Rp 3,8 juta per orangnya.

“Kalau rute Labuan Bajo-Sorong dibuka direct flight, maka waktu tempuhnya hanya 2 jam 20 menit dengan ongkos hanya Rp 1,1 jutaan,” terang Cece.

Jika rute penerbangan Labuan Bajo-Sorong dibuka, sambung Cece, pihaknya menargetkan sebesar 10 persen atau 41.135 wisatawan dari total 411.000 wisatawan di Labuan Bajo atau sesuai dengan data tahun 2024.

“Kenapa kami menargetkan wisatawan dari Labuan Bajo? Karena punya demand yaang sama dengan Raja Ampat, yakni wisatawan penikmat destinasi kepulauan maritim,” ungkap Cece.

Menurut Cece, sementara untuk peluang pasarnya masih terdapat potensi sebesar 41.016 wisatawan yang dapat diangkut dari Labuan Bajo menuju Sorong.

“Jika berbicara maskapai, juga terdapat potensi penerbangan dengan menggunakan B738NG berkapasitas 162 kursi dengan potensi terbang sebanyak 253 penerbangan,” terang Cece.

Cece menuturkan, sedangkan jumlah wisatawan dari Labuan Bajo ke Sorong menggunakan kapal wisata hanya 199 orang atau 0.29 persen dari target.

“Ini menjadi tantangan kita semua untuk bisa mengangkut 10 persen wisatawan dari Labuan Bajo ke Sorong,” pungkasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button