Terkini

SKK Migas-Pertamina EP Berikan Pelatihan Pengelolaan Air Bersih di Empat Kampung Ini

Kapabar – SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field (PEP Papua) yang merupakan bagian dari Zona 14 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina memberikan pelatihan penguatan kelembagaan, perawatan fasilitas air bersih, dan diskusi kelompok terfokus pengelolaan air bersih di empat kampung di Distrik Klasafet dan Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, pada Rabu (11/12/2024).

Empat kampung yang terlibat dalam pelatihan diantaranya Kampung Maladuk, Kampung Klamono Olie, Kampung Baros, dan Kampung Posa. Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengembangan masyarakat (PPM) SKK Migas-PEP Papua peningkatan sarana air bersih berbasis pemberdayaan masyarakat, atau disingkat PERI BERDAYA.

Ketua Yayasan Kasuari Tanah Papua sekaligus narasumber pelatihan, Dwi Suratman, menjelaskan bahwa materi-materi pelatihan berkisar pada pengoperasian pompa air submersible, pengelolaan bak air reservoir, serta pengoperasian dan perawatan fasilitas air bersih.

“Diharapkan para peserta memahami cara kerja sistem pengelolaan air bersih, bagaimana merawat fasilitasnya, sehingga pengoperasian sistem pengelolaan air bersih sepenuhnya dilakukan oleh kelompok masyarakat,” ujar Dwi.

Kepala Distrik Klasafet, Femmy Momot, mengapresiasi SKK Migas, PEP Papua, dan Yayasan Kasuari Tanah Papua atas penyelenggaraan pelatihan ini.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat kami. Dengan dukungan, pengetahuan dan keterampilan baru ini, kami yakin bisa mengelola air bersih dan mendistribusikannya untuk masyarakat di kampung-kampung,” ujar Femmy.

Manager Papua Field, Ardi, pada kesempatan terpisah menjelaskan pelatihan tersebut merupakan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas-PEP Papua yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan dan pendistribusian air bersih. Di samping itu, pelatihan ini sebagai modal penting mendukung kemandirian dan perilaku hidup bersih dan sehat yang dicanangkan oleh pemerintah Republik Indonesia.

“Kami mendorong untuk dilaksanakan program-program serupa ke depannya. Dengan semangat gotong-royong dan dukungan dari berbagai pihak, kami optimis program air bersih ini akan menjadi contoh bagi kampung-kampung di sekitarnya; bagaimana program ini berdampak besar bagi masyarakat kampung. Harapannya, sinergi antara SKK Migas, PEP Papua, Yayasan Kasuari Tanah Papua, dan masyarakat dapat terus berlanjut dalam mendorong pembangunan berbasis kemandirian lokal,” imbuh Ardi melalui siaran persnya, Minggu 22 Desember 2024.

Menurut Ardi, PEP Papua berkomitmen melaksanakan inisiatif environmental, social and governance (ESG) sebagai kerangka kinerja keberlanjutan.

“PEP Papua tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional dari ujung timur Indonesia, namun juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat lokal. Menciptakan iklim dan mendorong inovasi, serta mengembangkan sumber daya manusia merupakan salah satu perhatian kami dari aspek sosial. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) no. 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak, no. 11 Kota dan Komunitas Berkelanjutan, serta no. 17 Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan,” pungkasnya. */RON

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button