Terkini

Kodim 1802/Sorong Adakan Latihan Lapangan Penanggulangan Bencana Banjir

Kapabar – Komando Distrik Militer (Kodim) 1802/Sorong mengadakan latihan lapangan penanggulangan bencana alam banjir di Landscape Kantor Walikota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya yang berlangsung pada 9-11 Juli 2024.

Dalam latihan lapangan tersebut, ratusan personel gabungan dari berbagai instansi juga ikut ambil bagian pada kegiatan latihan tersebut, seperti BMKG Sorong, PLN UP3 Sorong, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Damkar, Basarnas, Polresta Sorong Kota, Polairud dan Marinir.

Komandan Kodim (Dandim) 1802/ Sorong, Letkol Czi Angga Wijaya, S.IP mengatakan, latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam proses pengambilan keputusan militer, pelaksanaan komando dan pengendalian dalam suatu operasi, kerja sama dan koordinasi dengan melibatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menghadapi permasalahan bencana alam banjir di wilayah Kodim 1802/Sorong. 

Menurut Dandim, dalam latihan lapangan yang berlangsung selama 3 hari tersebut, Kodim 1802/Sorong Melaksanakan Operasi Bantuan Kepada Pemda, Menanggulangi Akibat Bencana alam Banjir, Pengungsian dan Pemberian Bantuan Kemanusiaan di wilayah Korem 181/PVT dalam rangka mendukung Tugas Pemda Provinsi Papua Barat Daya

“Dimana, hari pertama dilatihkan pendirian Posko, penentuan prioritas daerah bencana, pos titik bekal dan distribusi, tempat pengungsian, dapur lapangan, menangani orang gila yang mengamuk dijalan, membantu evakuasi ibu hamil yang terjebak banjir di Daerah Kampung Pisang dan membantu membersihkan pohon roboh yang menghalangi jalan,” kata Dandim kepada awak media.

Dan untuk hari kedua, lanjut Dandim,  dilaksanakan kegiatan latihan Lapangan Penyelamatan korban tengelam di kali remu, bantuan evakuasi masyarakat akibat banjir, mengamankan binatang melata (Buaya) yang berada di Pemukiman Masyarakat, mengatasi masyarakat yang mengamuk dikarenakan tidak puas dengan makanan di tempat pengungsian, menangkap penjarah dari rumah penduduk yang ditinggal karena terdampak banjir. Kegiatan hari selanjutnya akan dilaksanakan sesuai skenario yang sudah direncanakan.

“Simulasi tanggap darurat bencana banjir ini dipilih karena saat ini Papua Barat Daya tengah dihadapkan dengan kondisi alam dan cuaca yang kurang baik. Sehingga, kata Dandim, dibutuhkan antisipasi dini sehingga guna meminimalisasi dampak yang ada ketika bencana banjir benar-benar terjadi,” ungkap Dandim.

Sebagai informasi, Dandim menuturkan pihaknya juga melakukan koordinasi dengan BMKG terkait prakiraan cuaca, bahwa akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi. Selain itu, ini juga sebagai pembelajaran bagi kami karena di daerah ini rawan bencana banjir apabila sudah masuk musim penghujan.

Dandim berharap, dengan dilaksanakannya pelatihan tersebut, dapat meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan terhadap dampak banjir.

“Selain latihan lapangan tanggap darurat bencana, sebagai upaya pencegahan sebelumnya juga telah dilakukan aksi penghijauan dengan penanaman pohon serentak yang tersebar di beberapa Koramil yang ada di Kota dan Kabupaten Sorong,” aku Dandim. 

Ia menambahkan, latihan tersebut juga sebagai tindak lanjut atas perintah dari pimpinan TNI Angkatan Darat bahwa program kegiatan kita salah satunya adalah bersahabat dengan alam. /RON 

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds