Pendidikan

Pj Gubernur Musa’ad Panen 2,5 Ton Udang Vaname di Politeknik KP Sorong

Kapabar – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa’ad melakukan panen budidaya udang vaname seberat 2,5 ton di Tambak Modeling air laut di Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Sorong, Suprau, Kota Sorong, Selasa 4 Juni 2024.

Dalam panen budidaya udang vaname tersebut, Pj Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa’ad didampingi oleh Direktur Politeknik KP Sorong Daniel Heintje Ndahawali dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Papua Barat Daya.

Dalam sambutannya Pj Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa’ad mengatakan, saat ini jaman telah berubah, karena dulu pembangunan disebut dengan gold development yang berfokus pada pengerjaan tambang.

“Kemudian berkembang menjadi green development dengan fokus pengerjaannya ialah penghijauan lingkungan. Saat ini, blue development yang berfokus pada bidang kelautan dan perikanan,” ungkap Musa’ad.

Menurut Musa’ad, di perairan Papua khususnya Sorong memiliki potensi yang luar biasa dalam bidang kelautan dan perikanan.

“Tetapi, saya masih mendapat laporan dari TNI-Polri bahwa masih banyak kapal asing yang memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan di perairan Papua,” kesal Musa’ad.

Oleh karena itu, pesan Musa’ad, kepada semua pihak agar bekerja keras dan bekerja bersama untuk memperbanyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai keahlian di bidang kelautan dan perikanan.

“Ini tantangan bagi kita, terutama taruna-taruni yang sedang mengikuti pendidikan disini, merupakan kesempatan yang terbaik. Pilihan anda tepat masuk disini, karena akan menjadi salah satu sumber kehidupan yang menjanjikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik KP Sorong Daniel Heintje Ndahawali menyampaikan budidaya udang vaname di Tambak Modeling air laut di Politeknik KP Sorong merupakan satu-satunya di Tanah Papua yang beroperasi sejak tahun 2014.

“Tambak Modeling ini seluas 1700 meter persegi, menjadi lahan pembelajaran taruna-taruni khsususnya program studi teknik budidaya perikanan. Taruna kami menebar sebanyak 150.000 ekor bibit udang vaname dan hari ini kami akan menghasilkan produksi 2,5 ton udang vaname dengan size 50,” tutur Daniel.

Daniel juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemprov Papua Barat Daya yang telah menggelontorkan dana hibah Rp 1,5 miliar tahun 2023.

“Hibah itu kami manfaatkan dengan pengadaan bus taruna berkapasitas 20 orang guna mendukung kelancaran kegiatan mobilisasi praktik taruna di luar kampus dan kegiatan pengabdian masyarakat dari dosen,” terang Daniel.

Lalu, sambung Daniel, dari hibah tersebut pihaknya membangun running track dengan panjang tracking 319 meter diperuntukkan multifungsi dengan daya tampung 100 orang.

“Running track ini untuk pembinaan fisik, mental dan disiplin taruna-taruni dalam latihan atau olahraga, penggunanya untuk umum yang berada di sekitar kampus,” katanya.

Diakuinya, dari hibah tersebut pihaknya juga memperuntukkan untuk kelengkapan dari ruang pelayanan publik di Politeknik KP Sorong.

“Harapan kami, Pemprov Papua Barat Daya dapat memberikan dukungannya kepada kami agar proses belajar disini dapat berjalan dengan baik,” tuntasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds