Sorotan

Refreshmen Keadministrasian Lembaga Penyalur, Sosialisasi Terkait BBM, Produk NFR juga Penggunaan LPG dan Keadaan Darurat

Kapabar – Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area Papua Barat melakukan refreshmen keadministrasian lembaga penyalur dan sosialisasi terkait BBM, serta Produk NFR di Ruang Aula Fuel Terminal Sorong Jumat, (31/5).

Kegiatan refreshmen dan sosialisasi ini melibatkan Seluruh lembaga penyalur pertamina serta masyarakat yang menjadi mitra Pertamina Patra Niaga.

Tidak hanya refreshmen keadministrasian lembaga penyalur dan sosialisasi terkait BBM serta Produk NFR, peserta kegiatan itu juga mendapat sosialisasi terkait penggunaan LPG dan keadaan darurat. Dimana edukasi tentang penggunaan LPG dan keadaan darurat di dalamnya, bertujuan untuk meningkatkan managemen keadministrasian lembaga penyalur, serta mengedukasi masyarakat terkait dengan produk-produk pertamina baik BBM dan LPG

Sales Branch Manager Rayon I Papua Barat Daya, Nuriva Joko Wibowo sebagai pembawa materi memberikan tata cara terkait pengunaan tabung LPG.

“Pertama pastikan tabung LPG masih dalam kondisi layak pakai, dalam hal ini secara fisik tidak ada deformasi, lekukan tajam, karat berlebihan, serta bocor pada body dan valve. Selain itu periksa marka putih pada tabung yang menunjukkan bulan dan tahun kapan tabung harus masuk ke bengkel pemeliharaan,” kata Nuriva.

Kedua jelas Nuriva, Pastikan peralatan aksesoris tabung yang digunakan dalam keadaan baik seperti regulator tidak longgar penyok atau longgar, selang tidak bocor atau digigit tikus, dan tersedia karet seal (berwarna merah) di valve tabung.

“Kemudian pastikan sirkulasi di dapur cukup, karena dapur yang tertutup alias tidak ada ventilasi dapat berpotensi menyebabkan ledakan apabila terjadi kebocoran gas,” terang Nuriva.

Perlu diingat juga lanjut Nuriva, jangan tempatkan tabung di tempat yang susah digapai, tempat lembab maupun kotor dan dekat dengan sumber api atau listrik.

“Pun apabila terjadi kebocoran yang ditandai dengan bau khas LPG, tabung terasa dingin, berkeringat atau terdengar bunyi desisan, pengguna LPG jangan panik, cukup lepas regulator dari tabung dan segera bawa tabung ke udara terbuka. Ingat, jangan menyalakan atau mematikan listrik apabila tercium bau gas. Jangan lupa juga buka semua sirkulasi ruangan,” beber Nuriva.

Pada akhir materinya, Nuriva mengingatkan kepada seluruh peserta untuk selalu membeli LPG dari agen resmi pertamina dan apabila tabung yg diterima dalam keadaan bocor, rusak, dan seal cap hologram rusak atau hilang, maka segera kembalikan ke agen resmi.

“Jika ada materi atau penjelasan yang dirasa kurang dipahami, pengguna LPG dapat menghubungi call center pertamina di 135 untuk mendapatkan informas lebih lanjut,” tandas Nuriva, sembari mengingatkan semua pihak, baik dari mitra Pertamina sendiri serta masyarakat untuk merespon positif kegiatan yang telah berlangsung pada bulan April kemarin, serta Tim Sales Area Papua Barat tetap sigap dalam meresponi kebutuhan masyarakat.*HMF

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds