Terkini

Dibuka, 320 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi Institusional Non Boarding

Kapabar – Setelah resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Provinsi Papua Barat Daya Suroso didampingi oleh Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Sorong Rahman Arsyad, sebanyak 320 peserta mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi Institusional Non Boarding Batch Satu.

Pembukaan Pelatihan Besbasis Kompetensi Institusional Non Boarding Batch Satu dengan 20 program pelatihan itu dilangsungkan di Aula Frans Kaisiepo BPVP Sorong, pada Jumat (26/1/2024).

Kepala BPVP Sorong Rahman Arsyad mengatakan bahwa peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang merupakan program prioritas Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), salah satu kunci untuk menuju masyarakat yang adil dan makmur.

“Peningkatan SDM ini dapat ditempuh dengan pendidikan formal, nonformal maupun informal,” kata Rahman dalam mengawali sambutannya.

Dikatakan Rahman, sejalan dengan perihal tersebut maka BPVP Sorong yang merupakan satu-satunya unit pelaksana teknis pusat Kementerian Ketenagakerjaan yang berada di Tanah Papua telah melakukan berbagai transformasi dan berbagai kegiatan dalam rangka meningkatkan SDM masyarakat.

“Perlu kami sampaikan kalau BPVP Sorong memiliki wilayah kerja se Tanah Papua dari Provinsi Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan,” ungkap Rahman.

Rahman menambahkan, pada tahun 2024 BPVP Sorong mempunyai alokasi anggaran melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Ketenagakerjaan sebanyak 4.000 orang untuk pelatihan dan sebanyak 2.500 orang untuk sertifikasi.

“Kegiatan ini tersebar baik secara institusional maupun secara non institusional, mulai dari Kota Sorong sampai Kabupaten Merauke,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Provinsi Papua Barat Daya Suroso menyampaikan apresiasi kepada BPVP Sorong yang telah melaksanakan kegiatan pelatihan tersebut.

“Ini adalah bentuk komitmen dari kita semua untuk bersama-sama membangun Tanah Malamoi dan Provinsi Papua Barat Daya yang kita cintai. Tentunya dalam membangun satu daerah tidak bisa bergerak sendiri-sendiri,” jelas Suroso.

Suroso menuturkan, dalam konteks ketenagakerjaan, BPVP Sorong telah berkontribusi luar biasa dalam mempersiapkan SDM yang handal, para pencari kerja yang bisa mengakses lapangan kerja dan menciptakan lapangan kerja sendiri sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

“Hal ini harus kita jaga bersama dan bisa diteruskan. Kami dari Pemprov PBD melalui Dinas Tenaga Kerja juga akan melaksanakan pelatihan di tempat ini yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” tuntasnya. *RON

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button

Penerimaan Mahasiswa Baru UNAMIN


banner popup

This will close in 20 seconds