Sorotan

Pertemuan Dilakukan Buntut Polemik Konferensi LMA Malamoi, kata Sepakat Belum Tercapai

Kapabar – Masyarakat Moi yang terdiri dari Dewan Adat Suku Besar Moi, Organisasi perempuan Moi dan Generasi Muda Moi, melakukan pertemuan di ruang anggrek, Kantor Walikota Sorong, Kamis (25/1/2024).

Pertemuan tersebut dilakukan guna mencari titik temu terkait polemik dari hasil Konferensi besar adat Malamoi (Sabalo) yang diangap tidak sah, dan tidak sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD-ART). Meskipun, pertemuan itu sendiri sampai berita ini dipublish belum menghasilkan kata sepakat.

Silas Ongge Kalami selaku Ketua LMA Malamoi terpilih, mengatakan bahwa konferensi besar yang di gelar pada 28 Desember 2023 lalu sudah berjalan sesuai dengan AD-ART.

“Namun mereka minta segera konferensi besar ulang tapi kan tidak bisa, dasar hukumnya apa? kita kerja di organisasi itu kan berdasarkan AD-ART. Keputusan Sabalo sudah sah, termasuk terpilihnya saya sebagai ketua LMA Malamoi periode 2023-2028, tinggal dilantik saja,” tegas Kalami.

Kalami juga menekankan, jika ada pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil konferensi tersebut, pihaknya tetap berjalan sesuai dengan AD-ART yang dimaksud. Kalami juga memberikan opsi ranah hukum jika ada pihak-pihak yang tidak terima atas terpilihnya ia sebagai ketua.

“Kalau mereka tidak puas ada ranah hukum, silahkan ke pengadilan, karena lembaga adat diatur dalam peraturan daerah. Selain sesuai dengan AD-ART, juga sudah terdaftar di Kesbangpol Kota Sorong, Kesbangpol Kabupaten Sorong dan Provinsi Papua Barat Daya,” kata Kalami.

Sementara itu, Kepala suku besar Malamoi, Yeremias Suu berpendapat bahwa pelantikan Ketua LMA Malamoi terpilih baiknya tidak dulu dilakukan, hingga benar-benar mendapat pengakuan yang sah dari Pengadilan.

“Pelantikan seharusnya jangan dulu sampai sudah ada keputusan dari Pengadilan terkait sah dan tidaknya hasil konferensi besar itu. Biarlah pengadilan yang memutuskan,” tandas Yeremias.

Berdasarkan pantauan media ini, pertemuan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Sorong itu turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Walikota Sorong Septinus Lobat, Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (Malamoi) Silas Ongge Kalami, serta para tokoh Moi lainnya.*HMF

Tampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button