Terkini

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Resmi Dilantik, Walikota Sorong: Hasil Seleksi Terbuka 

Kapabar – Walikota Sorong, Septinus Lobat melantik dan mengambil janji atau sumpah tiga Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong. Kegiatan pelantikan tersebut digelar di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Selasa 5 Mei 2026.

Pelantikan ini, berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: 26867/R-AK.02.03/SD/K/2025 tentang rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kota Sorong.

Berikut pejabat yang dilantik oleh Walikota Sorong, diantaranya :

– Musa Fonataba, S.P., sebelumnya Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban Dinas Perindustrian Kota Sorong dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Sorong.

– Ludya Wattimena, S.KM., M.Kes., sebelumnya Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sorong dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan Kota Sorong.

– Margareth Alurie Urbinas, S.E., sebelumnya Kepala Distrik Sorong Manoi Kota Sorong dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota Sorong.

Walikota menyebutkan bahwa, pelantikan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama ini merupakan bagian dari hasil seleksi terbuka yang telah dilaksanakan pada Oktober 2025.

“Sebelumnya pada November 2025, Pemerintah Kota Sorong juga telah melantik 14 pejabat lainnya sebagai bagian dari proses yang sama,” ujar Walikota.

Menurut Walikota, pengisian jabatan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan posisi strategis di lingkungan pemerintahan, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal, efektif, dan bertanggung jawab.

Walikota menekankan sejumlah nilai kerja yang harus dimiliki oleh para pejabat yang baru dilantik, yakni inovatif, kreatif, responsif, dan adaptif.

“Setiap pejabat harus mampu menghadirkan inovasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masing-masing OPD, serta tidak berhenti untuk terus berpikir kreatif dalam menjalankan tugas,” tegasnya. 

Selain itu, sambung dia, pejabat juga dituntut untuk responsif terhadap berbagai kondisi, khususnya dalam situasi darurat maupun bencana, serta mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan, baik di tingkat lokal maupun global.

“Saya mengapresiasi kepada para pejabat yang dilantik, yang dinilainya sebagai sosok-sosok yang telah melalui proses panjang dan layak mendapatkan kepercayaan. Menjadi pemimpin itu tidak instan, tetapi melalui proses panjang dan harus ditempa. Seperti besi yang dibentuk menjadi parang, semakin ditempa maka akan semakin kuat,” ungkapnya.

Dirinya juga mengibaratkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai prajurit yang berada di medan tugas, yang harus memiliki semangat juang tinggi, fokus, dan tidak mudah menyerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Seluruh proses pelantikan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, guna menghindari potensi permasalahan hukum di kemudian hari,” katanya. *RON 

Tampilkan Lebih Banyak

Leave a Reply

Back to top button