Terkini

Bersama Komisi IV DPR-RI, BULOG Sorong Salurkan Banpang kepada 43.935 PBP  

Kapabar – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) Cabang Sorong menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) alokasi bulan Oktober dan November tahun 2025.

Penyaluran ini, dilakukan secara simbolis kepada 30 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di halaman Kantor BULOG Cabang Sorong Jalan Puncak Arfak, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis 30 Oktober 2025.

Dalam kegiatan itu, BULOG Cabang Sorong menggandeng Komisi IV DPR-RI yang juga hadir dalam kunjungan kerja reses di Kota Sorong, Papua Barat Daya. 

Penyaluran ini merupakan tindak lanjut dari penugasan resmi Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Perum BULOG sebagaimana tertuang dalam Surat Nomor 347/TS.03.03/K/2025, yang menugaskan BULOG untuk menyalurkan banpang beras dan Minyakita alokasi bulan Oktober dan November 2025 kepada PBP di seluruh Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah.

“Kami ucapkan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI dan Pemerintah  Daerah (Pemda) Papua Barat Daya serta Kota Sorong yang telah mendukung berjalannya penyaluran program banpang ini,” ujar Ahmad Rizal. 

Menurut Ahmad Rizal, distribusi banpang yang menjangkau hingga wilayah Papua, termasuk daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin kebutuhan pangan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air.

“Pemerintah memastikan bahwa masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di wilayah 3T, mendapatkan hak yang sama untuk memperoleh pangan yang layak, berkualitas dan terjangkau,” ujar Ahmad Rizal.

“BULOG berkomitmen akan terus memberikan pelayanan logistik yang terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote,” tutup Ahmad Rizal.

Program banpang ini, harap Ahmad Rizal, tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi instrumen penting pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di pasar serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Disamping itu, sambungnya, pemerintah juga menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan pangan yang berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“BULOG akan terus menjalankan amanah ini dengan profesional dan berintegritas di seluruh pelosok nusantara,” tegasnya. 

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyampaikan bantuan Pangan ini merupakan kerja berkala yang membutuhkan sinergi dari semua pihak.

Program ini merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lembaga legislatif dalam mendukung dan melaksanakan kebijakan strategis pemerintah di bidang pangan.

“Hal ini, sebagai bukti keberpihakan kepada masyarakat, pemerintah telah menetapkan berbagai program stimulus ekonomi yang diharapkan mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi sekaligus menyokong masyarakat berpenghasilan rendah,” jelas Alex Indra.

Secara nasional, terang Alex Indra, program banpang beras dan minyakita alokasi Oktober-November 2025 ditujukan kepada 18,27 juta PBP.

“Dimana, setiap PBP akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter Minyakita per alokasi, yang dalam periode ini akan disalurkan sekaligus dalam satu waktu, sehingga total tiap PBP akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyakita,” kata Alex Indra. 

Khusus di wilayah Papua Barat Daya, sambung dia, banpang akan disalurkan kepada 43.935 PBP dengan total penyaluran beras sebanyak 878 ton dan minyakita sebanyak 175 kiloliter.

Kegiatan itu, turut dihadiri sejumlah tamu penting, diantaranya, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Yudi Sastro, Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, Walikota Sorong, Septinus Lobat beserta jajaran pimpinan daerah lainnya. *RON 

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button