Ekonomi Bisnis

Wujud Sinergi Kemitraan, PT HIP Bangun Kebun Plasma Seluas 1.400 Hektare 

Kapabar – Sebagai wujud sinergi kemitraan dalam industri pengolahan minyak kelapa sawit, PT. Henrison Inti Persada (HIP) membangun kebun plasma kelapa sawit di areal perkebunan yang terletak di Jalan Sorong-Klamono, Kilometer 42, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya

Pembukaan kebun plasma tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kebun plasma kelapa sawit, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani plasma dan mengembangkan kebun plasma yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. 

Manager Plasma, Cosmas Heru Satmoko mengatakan bahwa, pihaknya akan melanjutkan tahapan pembangunan kebun plasma kurang lebih seluas 1.400 hektare. 

“Pembangunan ini akan kami lakukan secara bertahap mulai bulan April 2026 hingga selesai dengan lima tahapan, mulai dari menyiapkan bibit hingga melakukan perawatan sesuai standar agronomi,” kata Cosmas saat acara seremonial pembukaan kebun plasma, Selasa 31 Maret 2026.

General Manager (GM) PT. Henrison Inti Persada, Kotada Aslam Almuslim menyebutkan, lahan plasma yang akan dikelola itu merupakan investasi masa depan.

“Untuk itu, perusahaan juga bersedia memberikan pendampingan teknis. Dimana, kami harapkan masyarakat sekitar dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya,” kata Kotada.

Namun, sambung Kotada, pihaknya menyadari bahwa sinergi dalam membangun kebun plasma penuh tantangan dan tidak mudah serta membutuhkan kepercayaan dan komunikasi yang selalu dibangun dari waktu ke waktu.

“Kemudian, arahan dan bimbingan dari pemerintah daerah senantiasa juga menjadi fondasi kuat pembangunan kemitraan inti-plasma yang harmonis dan berdikari,” ungkapnya. 

Dirinya berharap, kebun plasma itu akan terus bertumbuh serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Ini menjadi iktiar kita. Sehingga, apa yang kita tanam hari ini menjadi berkah yang melimpah di masa yang akan datang,” pungkasnya. 

Bupati Kabupaten Sorong, Jhonny Kamuru menjelaskan, program kebun plasma kelapa sawit merupakan wujud nyata bersama untuk mencapai hal yang maksimal. 

“Kebun ini bukan sekedar kegiatan ekonomi, namun merupakan upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah,” kata Bupati.

Menurut Bupati, melalui pola kemitraan, para petani mendapatkan akses terhadap lahan yang didukung dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan produksi penghubung kebun dengan pabrik. 

“Selain itu, petani juga memperoleh bibit varietas yang unggul dengan potensi hasil tinggi, sehingga ada kepastian produksi lebih baik di masa depan,” beber Bupati.

Disamping itu, tambah Bupati, pendampingan dari tenaga profesional juga dapat membantu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang diharapkan mampu membentuk dan mengembangkan koperasi plasma yang kuat dan mandiri. 

“Di sisi lain, perusahaan juga memperoleh mitra yang solid dan berkelanjutan sehingga menjamin keberlangsungan usaha dan memberikan manfaat yang optimal,” ujar Bupati. 

Ia berharap, dengan dibukanya kebun plasma itu dapat dilanjutkan secara berkesinambungan sehingga tercipta sinergi kemitraan antara perusahaan dan petani plasma. “Dengan dimulainya kegiatan pembukaan lahan plasma ini, semoga menjadi awal perubahan yang lebih baik,” tuntas dia. *RON

Tampilkan Lebih Banyak
Back to top button