Walikota Sorong ; Banjir Bukan Tanggung Jawab Cipta Karya, Dinas PU, dan Lingkungan Hidup Saja

Kapabar – Walikota Sorong, Septinus Lobat menegaskan bahwa masalah banjir di Kota Sorong bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Dirjen Cipta Karya dan Dinas Lingkungan Hidup.
Menurut Lobat, pengelolaan dan penanganan banjir tidak boleh hanya dibebankan kepada unsur Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum(PU) dan Dinas Lingkungan Hidup saja, melainkan semua Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Masalah banjir ini bukan hanya tanggung jawab mereka saja, tetapi semua pimpinan OPD. Sekali lagi saya tekankan semua pimpinan OPD dan seluruh ASN yang ada di Pemerintahan Kota Sorong,” tegas Lobat.
“Tidak ada yang boleh malas tau, kita harus memulai dari hal-hal kecil, seperti menjadi orang yang terus menjadi pemberi edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan di daerah kita. Itu sudah sangat berarti dan berdampak,” lanjut Lobat.
Lobat dalam sambutannya pada saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Walikota Sorong, Senin (3/3), juga memandang positif giat Jumat Bersih yang sebelumnya telah rutin dieksekusi oleh mantan Penjabat Walikota Sorong, Bernhard Rondonuwu.
Lobat merasa, program Jumat Bersih menjadi salah satu upaya mencegah banjir di Kota Sorong. Mengingat sambung Lobat, banjir di Kota Sorong sedikit banyaknya diakibatkan oleh sampah-sampah yang tertumpuk di saluran-saluran air.
“Program Jumat Bersih harus tetap kita jalankan terus. Ini giat sederhana yang memberikan dampak besar dalam penanggulangan banjir di Kota Sorong, sembari pihak-pihak terkait mencari solusi untuk bagaimana kita dapat ‘mengusir’ banjir dari kota tercinta ini,” tuntas Lobat.*HMF
